PSM Makassar Siap Tantang Persis Solo di Manahan: Trucha Lakukan Rotasi, Abu Kamara Starter
29 November 2025 19:07
Masih banyak anak-anak berada di bawah bayang-bayang kekerasan yang bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan oleh orang terdekatnya sekalipun. Setiap satu jam, ada sepuluh anak yang mengalami kekerasan.
MAKASSAR, BUKAMATA - Kekerasan terhadap anak masih menjadi momok yang menakutkan. Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana, Fitriani Zainuddin, mengungkapkan, setiap satu jam, ada sepuluh anak yang mengalami kekerasan.

Hal tersebut disampaikan Fitriani pada Festival Forum Anak Sulsel, yang diselenggarakan secara hybrid, Kamis, 27 Mei 2021. Menurutnya, banyak anak yang terancam nyawanya karena harus bekerja keras di jalanan.
"Masih banyak anak-anak kita berada di bawah bayang-bayang kekerasan yang bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan oleh orang terdekatnya sekalipun. Setiap satu jam, ada sepuluh anak yang mengalami kekerasan," ungkapnya.
Kepada para peserta Festival Forum Anak dari 24 Kabupaten Kota se Sulsel, Fitriani berpesan agar mereka tetap semangat dalam proses tumbuh dan berkembang melalui forum anak di daerah masing-masing. "Jadikanlah forum anak ini sebagai wadah agar kita bisa belajar dan nikmati proses belajar itu," pesannya.
Ia juga meminta agar forum anak dimanfaatkan sebagai wadah dalam menyalurkan aspirasi di daerah masing-masing. Menjadi pelopor dan pelapor pemenuhan hak anak yang hebat dan cerdas, sehingga dapat bersama-sama pemerintah melindungi anak-anak, khususnya di sulsel.
"Mari kita jaga semangat anak-anak kita agar dapat mengembangkan potensi kepedulian dan kepemimpinannya di forum anak. Forum anak adalah mitra dalam menyelesaikan permasalahan anak yang kompleks. Mari kita dukung anak-anak kita agar tumbuh menjadi anak yang cerdas, sehat, gesit dan berakhlak, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak depan," tuturnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, membuka Festival Forum Anak Sulsel, yang digelar secara hybrid, di Ruang Pola Kantor Gubernur, Kamis, 27 Mei 2021. Acara ini turut dihadiri Pelaksana Tugas Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, secara virtual.
Dalam sambutannya, Abdul Hayat yang mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, menyampaikan, pelaksanaan Festival Forum Anak Sulsel ini bukanlah tujuan akhir dari forum ini. Tetapi merupakan sebuah proses bagi anak sebagai agen pelapor dan pelopor.
"Kegiatan ini adalah proses mengawal dan mendampingi anak kita agar sampai kepada hal yang positif," kata Abdul Hayat.
Ia mengungkapkan, seorang anak bisa memiliki sisi positif atau negatif, tergantung stimulan yang mereka peroleh dari lingkungannya. Meskipun orang tua sudah memasukkan anak-anaknya ke lembaga pendidikan yang bagus, tetapi jika stimulan yang diperoleh dari lingkungannya berbeda, maka hasilnya akan jauh dari harapan.
"Disinilah peran kita, bagaimana menciptakan lingkungan yang positif bagi anak-anak kita," ujarnya. (*)
29 November 2025 19:07
29 November 2025 18:30
29 November 2025 17:11
29 November 2025 09:50
29 November 2025 11:25
29 November 2025 16:15
29 November 2025 12:27
29 November 2025 13:56