Ririn
Ririn

Senin, 24 Mei 2021 14:01

Roman Protasevich pada tahun 2017
Roman Protasevich pada tahun 2017

Uni Eropa Murka atas 'Pembajakan Pesawat' oleh Otoritas Belarusia

Ketika pesawat melakukan pendaratan darurat, pihak berwenang malah menangkap jurnalis dan aktivis Belarusia Roman Protasevich.

BUKAMATA - Uni Eropa menyatakan kemarahannya atas pengalihan paksa pesawat yang membawa seorang aktivis Belarusia dalam penerbangan internal UE pada hari Minggu.

Pesawat Ryanair sedang terbang dari Athena menuju Lituania ketika memasuki wilayah udara Belarusia. Otoritas setempat menghadang pesawat dengan jet tempur dan memaksa pilot mendarat di Minsk dengan alasan adanya ancaman bom.

Tapi ketika pesawat melakukan pendaratan darurat, pihak berwenang malah menangkap jurnalis dan aktivis Belarusia Roman Protasevich.

Saksi mata mengatakan aktivis berusia 26 tahun itu "sangat ketakutan" dan mengatakan kepada sesama penumpang bahwa dia akan menghadapi hukuman mati.

Media pemerintah di Belarusia mengatakan Presiden Alexander Lukashenko secara pribadi telah memberikan perintah untuk tindakan tersebut menyusul peringatan bom, yang ternyata palsu.

BBC melaporkan bahwa pesawat itu mendarat di Vilnius lebih dari enam jam setelah jadwal kedatangannya.

Dalam sebuah pernyataan, Ryanair mengatakan para awak telah "diberitahu oleh Belarus (Pengawas Lalu Lintas Udara) tentang potensi ancaman keamanan di dalam pesawat dan diperintahkan untuk mengalihkan ke bandara terdekat, Minsk".

Jalur penerbangan yang dilacak Flightradar24 menunjukkan bahwa pesawat sebenarnya lebih dekat ke Vilnius daripada Minsk ketika berbelok.

Insiden itu menuai kecaman keras dari seluruh Uni Eropa, dengan negara-negara mendesak pembebasan Protasevich segera dan penyelidikan penuh.

Para pemimpin Uni Eropa menyebut tindakan itu sebagai pembajakan, dan akan membahas tanggapan mereka terhadapnya.

Ursula von der Leyen, kepala Komisi Eropa, mengatakan bahwa "perilaku keterlaluan dan ilegal itu... akan memiliki konsekuensi".

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengutuk "tindakan mengejutkan" itu dan mengatakan bahwa pemerintahan Presiden Joe Biden "berkoordinasi dengan mitra kami untuk langkah selanjutnya".

Kepala Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, Bob Menendez, mengeluarkan pernyataan bersama dengan beberapa rekan parlemen Eropa, yang mengecam "tindakan pembajakan" dan menyerukan larangan penerbangan di atas Belarusia.

Siapa Protasevich?
Protasevich adalah mantan editor Nexta, operasi media dengan saluran Telegram. Dia meninggalkan Belarusia pada 2019 untuk hidup di pengasingan di Lituania. Dari sana dia meliput peristiwa pemilihan presiden 2020, setelah itu dia didakwa melakukan terorisme dan menghasut kerusuhan.

Nexta memainkan peran kunci bagi oposisi selama pemungutan suara, yang dimenangkan oleh Lukashenko dan secara luas dianggap dicurangi.

Puluhan ribu pengunjuk rasa memadati ibu kota Minsk selama berbulan-bulan tahun lalu. Mereka marah atas deklarasi kemenangan Lukashenko. Ada banyak kasus kebrutalan polisi dan sekitar 2.700 penuntutan dilayangkan tahun ini saja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Belarusia

Berita Populer