PAREPARE, BUKAMATA - Pencanangan sekolah tatap muka oleh Pemerintah pada Juli mendatang, harus dengan kesiapan dan komitmen orang tua siswa guna mencegah penyebaran Covid-19.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Parepare Arifuddin Idris, Jumat, 21 Mei kemarin. "Orang tua harus bisa memastikan anak-anaknya tiba di sekolah dengan aman tanpa membawa virus. Begitipun ketika jam sekolah berakhir. Pelajar harus dipastikan menerapkan protokol kesehatan dalam pengawasan para orang tua," papar Arifuddin.
Arifuddin mengatakan, tanpa kesiapan yang matang dari para orang tua siswa, tentu bisa berdampak pada penyebaran Covid-19. Apalagi anggota keluarga yang rentan dan memiliki riwayat penyakit penyerta, dan anak anak tiba di rumah dan tidak menerapkan prokes.
"Harus dipikirkan, saat jam sekolah usai, anak-anak betul-betul langsung pulang ke rumah dan menjalankan prokes. Seperti, mengganti dan mencuci seragam yang telah digunakan," ucapnya.
Selain itu lanjut Arifuddin, pihak sekolah juga harus melakukan persiapan matang, baik itu terkait kesiapan fisik dan nonfisik. Alat pendukung prokes, seperti masker cadangan, alat semprot, alat pengukur suhu tubuh yang mencukupi, disinfektan hingga tempat mencuci tangan bagi siswa dan guru.
"Semua hal yang bisa memicu terjadinya penyebaran Covid-19, termasuk tempat duduk dalam kelas dan peniadaan jam istirahat serta kantin," tutupnya.
Penulis: Kifli
TAG
BERITA TERKAIT
-
Gubernur Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare sebagai Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Warga Panik Isu BBM Naik, Wali Kota Parepare: Hoaks! Stok Aman
-
Setahun Tasming - Hermanto Memimpin Parepare, Kemiskinan Turun, Program Sosial Meluas
-
Dapat Penghargaan dari Kemendikdasmen, Parepare Perkuat Revitalisasi Bahasa Daerah
-
Pantau Harga Jelang Lebaran, Wali Kota Parepare Temukan Kenaikan Rp5.000-Rp30.000 per Kilogram