LUWU, BUKAMATA - Selasa, 18 Mei 2021. Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu (Ipmil) Komisariat Larompong Selatan, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Babang dan Gerakan Pemerhati Pelestari Alam Sipakatuo (GRAPITASI), melakukan Penanaman Bibit Mangrove di Desa Babang.
Kegiatan ini untuk menghindari terjadinya pengikisan di pesisir laut, khususnya di Desa Babang, guna menyelamatkan terkikisnya daratan yang di sebabkan lautan.
“Dalam agenda ini, kami bekerjasama dengan pemerintah desa dan teman-teman dari GRAPITASI, untuk melaksanakan penanaman bibit mangrove di salah satu desa di Kecamatan Larompong Selatan, yaitu Desa Babang,” ungkap Kabid Pertanian Ipmil Komisariat Larsel, Indarini Asmar.
Desa Babang, merupakan salah satu lokasi yang sangat strategis untuk melakukan penanaman bibit mangrove, guna meminimalisir terjadinya abrasi. “Ada salah satu dusun di daerah pesisir pantai Desa Babang itu, sudah kita fokuskan untuk penanaman bibit mangrove. Dan hari ini, kami bersama dengan adik-adik Ipmil Larsel melakukan penanaman bibit kurang lebih 1000 bibit,” ujar Kepala Desa Babang, Lindar ST.
Ipmil Komisariat Larompong Selatan, juga kerjasama dengan GRAPITASI yang merupakan Lembaga yang berfokus untuk melestarikan alam. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Ipmil Larsel dan mengajak kami untuk turut andil dalam kegiatan seperti ini. Karena, penanaman bibit mangrove merupakan salah satu cara untuk menjaga kelestarian alam khususnya di Kecamata Larompong Selatan,“ jelas Ketua Grapitasi, Sardi.
“Melalui Momentum seperti ini, semoga ke depannya Ipmil Komisariat Larompong Selatan, bisa menghadirkan terobosan-terobosan baru yang kemudian bisa bersinergi baik itu dengan pemerintah Kecamatan, Kelurahan/Desa, dan Organisasi yang ada di Kabupaten Luwu, khususnya di Larsel. Sebab, ini bukan pertama kalinya kami melakukan kegiatan yang melibatkan pemerintah atau organisasi yang ada di Larsel,” ungkap Ardyansyah, Sekretaris Umum Ipmil Larsel.
Penulis: Irwan Musa