MAKASSAR, BUKAMATA - Anggota DPR RI dari Partai Golkar, Andi Rio Padjalangi, menyampaikan Hari Raya Idul Fitri adalah moment silaturahim, momen bahagia, berkumpul bersama keluarga untuk merekat kembali tali persaudaraan. Tetapi tahun ini, seperti juga tahun lalu, akibat adanya pandemi, membuat kita masih harus membatasi interaksi, menahan diri untuk tetap berada di rumah.
"Kita masih harus bersabar untuk bisa bertatap dan bersua bersama. Bersabar, seperti yang telah diajarkan Bulan Ramadhan kepada kita, agar kita segera keluar dari pandemi ini," kata Andi Rio, Rabu, 12 Mei 2021.
Meski demikian, Andi Rio mengatakan, terbatasnya interaksi di Idul Fitri ini, bukan berarti ikatan silaturahmi menjadi renggang. Justru ini adalah moment untuk kita membuktikan bahwa adanya pandemi, kita masih bisa berbagi, masih bisa menghadirkan senyum dan masih bisa saling menguatkan.
"Hal ini agar kemenangan di Idul Fitri, setelah 30 hari kita berpuasa tidak sia-sia," ujarnya.
Pada momentum Idul Fitri ini, Andi Rio mengajak untuk mendoakan mereka yang tetap berkhidmat untuk negeri, mereka yang saat ini ikhlas sebagai garda terdepan melawan pandemi.
"Semoga Allah SWT menguatkan perjuangan mereka dan menjadikan negeri kita segera terbebas dari virus Covid-19," harapnya.
Ditanya mengenai menu wajib yang harus ada pada hari raya Idul Fitri, politisi Golkar ini menyebut, Pallumara Ikan Bandeng.
"Saya dari dulu, Idul Fitri dan tidak Idul Fitri, tetap Pallumara Bolu Bandeng. Pallumara itu wajib ada di meja makan saya," ungkapnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Hamka B Kady Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Tanamkan Nilai Persatuan kepada Masyarakat
-
Reses Hamka B Kady, Warga Gowa Minta Perbaikan Infrastruktur Jalan
-
Workshop Basarnas, Hamka B Kady Harap Unsur SAR Bekerja Lebih Solid, Cepat, dan Tepat
-
67 RUU Masuk Prolegnas Prioritas Tahun 2026, Berikut Daftarnya!
-
Temui Hamka B Kady, Puluhan Kades Curhat Masalah Infrastruktur, Pertanian, Hingga Kopdes Merah Putih