MAKASSAR, BUKAMATA - Salah satu komitmen Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto di masa pemerintahannya yakni ingin menghijaukan kota. Olehnya itu Ia berharap program satu rumah satu pohon bisa kembali di efektifkan.
Hal tersebut di paparkannya saat menerima kunjungan dari Kepala Balai Penegakan Hukum Lingkungan Kementrian Lingkungan Hidup dan RI di Kediaman Pribadinya, Jalan Amirullah Makassar, Senin (10/5/2021).
Agenda pertemuan yang membahas tentang pengembalian aset yang merupakan hasil putusan pengadilan terhadap kasus lantebung ini di harapkan Danny menjadi cambuk bagi Dinas Lingkungan Hidup Makassar dapat berbenah.
“Laporan ini sesuai dengan pengamatan juga temuan di lapangan yang memperlihatkan adanya perlakuan yang tidak fokus pada kondisi lingkungan di Makassar”,ungkap Danny.
Ia mengaku miris akan adanya penebangan pohon tanpa memperhatikan fungsinya juga adanya pembiaran pada kondisi mangrove.
“Pohon itu sangat kita butuhkan. Jangan asal menebang saja. Begitupun dengan mangrove. Ini semua masa pertumbuhannya membutuhkan waktu yang lama dengan prosesnya. Fungsi dan manfaatnya sudah jelas”,tegasnya.
Olehnya itu secara lantang Wali Kota Makassar ini meminta agar DLH Makassar bisa bergegas untuk memperbaiki sistem.
“Pekerjaan DLH sekarang pikirkan bagaimana mengelola mangrove menjadi hutan wisata. Ajak semua pihak termasuk masyarakat sekitar untuk turut berperan serta menjaga aset ini”,seru Danny.
Menanggapi permintaan tersebut, Iskandar Sekdis DLH Makassar yang turut hadir dalam pertemuan tersebut mengaku akan segera berbenah bersama tim lainnya.(
BERITA TERKAIT
-
Isu Rp10 Miliar untuk Makan Minum Wali Kota Ternyata Hoaks, Cek Faktanya!
-
Wali Kota Munafri Paparkan Peran Makassar Creative Hub sebagai Penguat Ekosistem Industri Kreatif di MIWF 2026
-
Pemkot Makassar Perkuat Dukungan MIWF 2026, Wujudkan Kolaborasi Global dan Ekosistem Sastra Inklusif
-
Munafri–Aliyah Tekankan Sinergi, Rekomendasi DPRD Jadi Penguatan Pembangunan Makassar
-
Kota Makassar Menuju Kota Inklusif, Wali Kota Appi Siapkan Perwali Aksesibilitas untuk Semua