Ririn : Jumat, 07 Mei 2021 09:43

BUKAMATA - Mantan presiden Maladewa, Mohamed Nasheed terluka akibat ledakan yang diduga bom di ibu kota Male pada hari Kamis (06/05/2021).

Laporan media lokal mengatakan ledakan itu berasal dari sebuah sepeda motor yang diparkir di dekat mobil Nasheed di dekat kediamannya.

Itu meledak saat Nasheed memasuki mobilnya, melukai dirinya serta pengawalnya dan seorang pengamat.

Wakil Ketua Parlemen Maladewa, Eva Abdulla mengatakan bahwa Nasheed kini menerima perawatan di Rumah Sakit ADK di ibu kota Male.

"Kami akan terus menginformasikan kepada publik tentang kondisi (mantan) Presiden Nasheed saat kami menerima kabar terbaru," katanya.

Menteri Luar Negeri Maladewa Abdulla Shahid mengutuk keras serangan itu. "Serangan pengecut seperti ini tidak memiliki tempat dalam masyarakat kami. Pikiran dan doa saya bersama (mantan) Presiden Nasheed dan lainnya yang terluka dalam serangan ini, serta keluarga mereka," katanya dalam sebuah pernyataan di Twitter.

Nasheed, 53 tahun, menjadi presiden Maladewa pada tahun 2008 setelah memenangkan pemilihan multi-partai pertama di negara itu.

Dia kemudian menjadi ketua parlemen, posisi terkuat kedua di negara itu, setelah partainya memenangkan pemilihan pada April 2019.

TAG

BERITA TERKAIT