Redaksi : Rabu, 28 April 2021 13:41
Ilustrasi

BONE, BUKAMATA - Seorang duda di Bone, Sulsel, digelandang ke Mapolsek Tanete Riattang. Inisialnya MM. Dia telah mengancam ibunya dengan parang, setelah tak diberi uang untuk beli chip.

Panit 1 Sabhara Polsek Tanete Riattang Ipda Muhtar memaparkan kronologinya.

Selasa, 27 April 2021, pria berstatus duda cerai itu, bermain game slot online di rumah ibunya di Jalan MH Thamrin, Bone. Dia kemudian kehabisan chip. Lalu, dia minta uang ke ibunya. Rencana pagi-pagi hendak beli chip.

Tapi karena tak diberi uang, MM terus memaki-maki ibunya. iparnya yang turun tangan menengahi, dia ajak berkelahi.

"Setelah itu, iparnya melapor ke Polsek," beber Ipda Muhtar.

Menurut Ipda Muhtar, saat mereka ke TKP, petugas masih mendapati sang ibu menangis. "Kami juga sampai ikut terbawa emosi," jelas Ipda Muhtar.

Di kantor polisi terungkap, ternyata, MM bukan kali ini saja berbuat kasar saat keinginannya tak dipenuhi. Pelaku bahkan tidak segan-segan mengancam ibunya dengan parang.

"Banyak sebenarnya sudah dia lakukan. Dia kalau mengamuk, nggak dituruti, mengancam ambil parang," jelas Muhtar.

MM juga disebut pernah mencuri barang jualan ibunya untuk dijual kembali. Uangnya digunakan secara pribadi. Untuk diketahui, ibu pelaku adalah pedagang kecil-kecilan.

Pelaku pernah mengambil rokok jualan ibunya, kemudia dia tawarkan ke kakaknya dengan alasan rokok itu dikasi sama temannya, padahal dia curi jualan ibunya.

MM kata Ipda Muhtar, bisa saja dijerat pidana. Namun pihak keluarga baik ibu dan saudara ipar masih bersedia memaafkan pelaku. Namun, polisi mengingatkan pelaku untuk tidak mengulangi perbuatannya. Kalau diulang, polisi mengaku tak akan memberi ampun.