GOWA, BUKAMATA - Para politisi yang tergabung dalam organisasi Kaukus Perempuan Parlemen Sulsel, melakukan kunjungan di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Rabu (21/4/2021).
Selain itu, Kaukus Perempuan Parlemen juga melakukan kunjungan di Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga.
Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Sulsel Risma Kadir Nyampa mengemukakan, kunjungan tersebut dalam memperingati hari Kartini.
"Kunjungan ini dalam rangkaian anjang sana di Panti Jompo yang ada di Desa Bontoala yakni Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSLU) Wahyu Mandiri , sebuah lembaga yang berkaitan dengan lansia,"ujar Risma yang juga anggota Fraksi Demokrat DPRD Sulsel ini.
Usai dari Bontoala, para wakil rakyat di antaranya Andi Ina Kartika yang juga Ketua DPRD Sulsel, legislator PPP Andi Nurhidayati, legislator PKS Haslinda lalu melakukan kunjungan kesebuah lembaga yakni Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yakni lembaga terkait anak yang ada di Desa Jenetallasa.
"Meski ini program baru, namun kita ingin agar PATBM menjadi percontohan di sulsel dengan harapan anak anak terlindungi dan pencegahan kekerasan terhadap anak dapat dilakukan melalui PATBM dimana Desa Jenetallasa menjadi salah satu desa yang ramah anak dan berbagai fasilitas wahana bermain anak, taman baca telah ada di kampung rewako yang terletak di desa itu"ujar Risma.
Pada kunjungan tersebut, Kaukus didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulsel dr Fitriyah dan kadis DP3A Gowa Kawaidah Ilham.
Penulis: Yahya
TAG
BERITA TERKAIT
-
Groundbreaking Paket V, Andi Izman Padjalangi Dukung Kebijakan Gubernur Andi Sudirman Tingkatkan Konektivitas Antar Wilayah
-
RDP Polemik Sewa Lahan PT IHIP di DPRD Sulsel, Pemkab Luwu Timur Siapkan Biaya Kerohiman Bagi 104 KK di Desa Harapan
-
Fatmawati Rusdi Ajak Masyarakat Sulsel Berdonasi Bantu Korban Bencana Sumatera Melalui Posko BPBD
-
Hertasning Masuk Agenda Utama APBD, Ketua DPRD Sulsel Pastikan Pekerjaan Dimulai Tahun Ini
-
Dewan Tuding GMTD Lakukan Manipulasi, Pemprov Sulsel Hanya Kebagian Dividen Rp6 Miliar Plus Saham yang Terus Tergerus