Studi Terbaru Ungkap Populasi Manusia Dunia Diduga Jauh Lebih Besar dari Data Resmi
02 Februari 2026 18:00
Basuki Tjahaja Purnama diprediksi akan masuk di dalam jajaran kabinet Jokowi hasil reshuffle. Pria yang akrab disapa Ahok ini, dipandang cocok menduduki jabatan sebagai Menteri Investasi.
JAKARTA, BUKAMATA - Isu reshuffle kabinet Indonesia Maju terus bergulir. Tenaga Ahli Utama Kedeputian Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, reshuffle kemungkinan besar dalam pekan ini.
Disebutkan, dalam rancangan kabinet baru, Kementerian Pendidikan dan Kementerian Riset Teknologi, kembali akan digabung menjadi Kemenristek Dikti. Ini seiring desakan agar Menteri Pendidikan, Nadiem Anwar Makarim diganti.
Lalu ada Kementerian Investasi. Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab menilai, ada dua orang yang disiapkan mengisi kementerian ini. Salah satunya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja itu kata Fadhli, selain berpengalaman, Ahok juga disebut masuk tim perumus ibukota baru. Di sini peran Menteri diuji bagaimana menarik investor masuk meramaikan ibukota tanpa melupakan daerah atau provinsi Lainnya.
Nama lainnya, adalah Abdullah Azwar Anas, mantan Bupati Banyuwangi. Pengalaman Abdullah memimpin Banyuwangi adalah modal untuk diaplikasikan di wilayah yang lebih besar lagi, Taraf nasional.
"Pembangunan Banyuwangi hari ini tak lepas dari perannya sebagai kepala daerah, mengembangkan UMKM dan pariwisata, tentu juga perannya dalam menarik investor untuk menggerakkan roda ekonomi di sana," ujarnya.
Walau demikian, penentuan kabinet tetap hak prerogatif presiden. Jokowi dinilai lebih mengetahui siapa yang layak membantunya menjalankan roda pemerintahan di tingkat menteri.
02 Februari 2026 18:00
02 Februari 2026 17:44
02 Februari 2026 15:18
02 Februari 2026 13:53
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
02 Februari 2026 11:43