Redaksi : Selasa, 13 April 2021 14:19
Penampakan Masjid AL Fatih Al Anshar yang mirip Kakbah.

MAKASSAR, BUKAMATA - Berkunjung ke tanah suci tentu menjadi impian warga muslim di seluruh penjuru dunia. Apalagi mengunjungi langsung Kakbah di Masjidilharam, Mekah.

Namun, jika belum dipanggil oleh Allah ke sana, ada tempat untuk mengobati rasa rindu ke Baitullah. Sebuah Masjid di Makassar, Sulawesi Selatan, berkonsep menyerupai bangunan Kakbah. Masjid ini diberi nama Masjid Al Fatih Al Anshar, yang berlokasi di Jalan Paccinang Raya, Kelurahan Tello, Kecamatan Panakkukang Makassar, Sulawesi Selatan.

Masjid berkonsep Kakbah ini dilengkapi lafaz Allah yang ada di dinding Kakbah. Tak ketinggalan sebuah hajar aswad juga tampak menempel di sudut bangunan Masjid Kakbah dan menjadi keunikan tersendiri. Tak heran banyak warga sekitar hingga dari luar Makassar, yang datang beribadah sekaligus untuk berfoto dan berselfie bersama mengobati kerinduan ke Kakbah.

Masjid Kakbah atau Masjid Al Fatih Al Anshar ini diambil dari nama cucu pendiri Masjid Kakbah yakni Mustamin Anshor. Masjid ini dibangun pada 2015 lalu, saat Mustamin Anshor mendapat hidayah atau bisikan untuk mendirikan bangunan masjid sudut Kakbah di Makassar, saat menunaikan haji di tanah suci.

"Masjid Kakbah ini kurang lebih 4 tahun dimanfaatkan salat oleh jemaah dan kegiatan keislaman. Terkait kenapa ada miniatur Kakbah di tempat sebelah kiri dari depan saya ini, bermula saat pendirinya melaksanakan ibadah Haji satu keluarga. Berulang kali ada bisikan terjadi yang mana mengatakan, mustamin nanti kalau pulang ke tanah air, bangun rumah Allah atau masjid. Kemudian bisikan itu selalu teriang setiap beliau datang ke Kakbah," kata Imam Masjid Kakbah, Wahyu Bastany Al Banjari, ditemui, Selasa (13/4/2021).

Masjid Kakbah ini berdiri di area seluas 600 meter dengan lebar 9 meter dan panjang 17 meter serta tinggi 12 meter diambil karena memiliki makna tersendiri.

"Angka 9 merupakan angka penanggalan Arab didirikanya bangunan masjid, yakni 9 September 2015. Angka 17 merupakan angkat salat 5 waktu yang memiliki 17 rakaat. Sementara 12 meter tinggi bangunan dari Kakbah diambil lantaran terdapat 5 rukun islam dan 6 rukun iman dan 1 merupakan Allah," jelasnya.

Keunikan lain Masjid Kakbah ini, jika masuk ke dalam masjid, terdapat ornamen klasik menggabungkan unsur moderen. Di dinding masjid lantai 1 terdapat sejumlah lafaz Allah dengan tulisan Arab, sementara di lantai 2 Masjid Kakbah terdapat ornamen kayu besi yang didatangkan dari Kalimantan berbentuk pohon yang dihiasi 99 nama Allah pada setiap daun pohon dan telah menempel di dinding masjid.

"Nama Al Fatih sebagai syukur lahirnya cucu beliau pertama Al Fatih beliau mengambil nama itu," paparnya.

Sementara itu, seorang jemaah Masjid Kakbah, Lia mengatakan, masjid tersebut sangat bagus digunakan untuk beribadah, bukan hanya dinbulan Ramadan, tapi masjid ini selalu ramai setiap harinya.

"Bagus. Masjid ini unik juga dibangun menyerupai Kakbah di Mekah. Kami, saya dan teman-teman melihatnya bagus dan setiap hari ke sini," terang Lia.

Terkait dengan bangunanya, pengunjung lainnya, Almi menyebut masjid ini sebagai obat kerinduan akan Kakbah dan rumah Allah di tanah suci. Iapun kerap berdoa dan berharap ada panggilan dan bisa berdoa di tanah suci.

"Jelas untuk saya belum pernah ke tanah suci, kemudian melihat pasti kita berdoa dalam hati mudah mudahan kita salat di sana dan pergi ke sana. Daya tarik Masjid Kakbah beda dengan yang lain tempatnya sejuk dan fasilitasnya banyak," ucapnya.

Masjid Kakbah ini pun menjadi destinasi wisata religi selama Ramadan bagi warga Sulawesi Selatan, khususnya Makassar. Jika ingin berkunjung dan beribadah ke masjid ini, tentu mudah, lantaran berada di pinggir Jalan, tepat tak jauh dari bangunan eks Tugu Adipura Makassar.