BUKAMATA - Mesir baru saja meresmikan kota farmasi terbesar di Timur Tengah. Kota ini dinamai Gypto Pharma, atau Kota Pengobatan, dan didirikan untuk menghasilkan obat-obatan yang aman dan efektif dengan harga yang wajar.
Di kota ini, obatan virus korona dan obat untuk penyakit kronis akan diproduksi, bersama dengan beberapa vitamin.
Menurut Arab News, Gypto Pharma menggunakan teknologi terbaru dan mesin otomatis untuk memastikan produksi memiliki kualitas terbaik. Perangkatnya juga dapat membersihkan sendiri sendiri, sehingga proses produksi dapat berlanjut tanpa gangguan.
Selama peresmian, Presiden El-Sisi menekankan bahwa kota itu harus mengutamakan kualitas, dan itu harus dimulai dari kemasannya.
“Kemasan obat yang diproduksi kota baru harus berbeda sehingga tanda kota pada produknya tidak bisa dirusak,” katanya.
“Kami mulai memikirkan proyek ini hampir tujuh tahun lalu. Butuh banyak waktu untuk membuat pabrik paling efisien dengan metode ilmiah sehingga obat-obatan yang diproduksi di kota itu mengikuti standar Eropa atau standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),” tambahnya.
Kota baru ini terletak di Al-Khankah, seluas 180.000 meter persegi, dan merupakan yang terbesar di Timur Tengah
Sesuai rencananya, itu ditargetkan untuk menjadi pusat regional yang menarik perusahaan farmasi internasional besar.
“Kita harus memiliki kemampuan untuk memproduksi obat pada level tertinggi. Antibiotik yang diproduksi di kota pengobatan akan seefisien rekan-rekannya di negara-negara paling bergengsi di dunia,” tambah El-Sisi.
Proyek tersebut sejalan dengan rangkaian inisiatif di bidang kesehatan dan perawatan medis Mesir, serta bertujuan untuk mengubah Mesir menjadi pusat regional industri farmasi di Timur Tengah.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Terkuak! Pengawetan Jenazah di Mesir Ternyata Tidak Dijadikan Mumi, Tapi Untuk Ini
-
Arkeolog Temukan Kota Firaun Kuno yang Didirikan Kakek Tutankhamun
-
Lihat Foto-foro Spektakuler Parade Emas Firuaun di Mesir!
-
Mumi Firaun Akan Diarak di Kairo Dalam Parade Mewah
-
Kapal Kontainer Raksasa yang Blokir Terusan Suez Berhasil Dipindahkan