Redaksi
Redaksi

Selasa, 30 Maret 2021 13:42

Ilustrasi ISIS
Ilustrasi ISIS

Kota Palma di Mozambik Direbut ISIS, Amerika Janji Bantu Bebaskan

Militan ISIS berhasil merebut Kota Palma di Mozambik. Itu setelah pertempuran selama berhari-hari.

MOZAMBIK, BUKAMATA - Pemberontakan yang dimotori ISIS, telah menyebar ke seluruh Mozambik utara sejak 2017. Lalu, selama pertempuran berhari-hari, Kota Palma, Mozambik Utara, yang terletak di pesisir, akhirnya jatuh ke tangan ISIS.

"Tentara kekhalifahan merebut kota strategis Palma setelah tiga hari pertempuran," kata kelompok ISIS dalam sebuah pernyataan melalui aplikasi Telegram.

Pertempuran telah memakan banyak korban. Jasad bergelimpangan. Kota Palma yang memiliki posisi penting bagi Mozambik pun jatuh ke tangan militan ISIS.

Pemerintah Amerika Serikat, berjanji untuk mendukung pemerintah Mozambik usai terjadinya serangan mematikan di kota Palma. AS juga mengutuk serangan teroris di kota itu yang mengakibatkan puluhan orang tewas.

"Kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah Mozambik untuk melawan terorisme dan kekerasan serta mengalahkan ISIS," kata juru bicara Pentagon, John Kirby.

"Serangan-serangan ini menunjukkan pengabaian terhadap kesejahteraan dan keamanan penduduk lokal yang telah sangat menderita karena taktik brutal dan serangan tanpa pandang bulu oleh para teroris," tegas Kirby seperti dilansir AFP, Selasa (30/3/2021).

Kirby menolak memberikan rincian tentang bagaimana Amerika Serikat bekerja untuk membantu Mozambik melawan para militan tersebut.

John Godfrey, utusan tertinggi AS untuk perang melawan kelompok ISIS, mengatakan bahwa serangan itu konsisten menggunakan sejumlah taktik yang dilakukan para ekstremis.

"Kebrutalan dari peristiwa di sana, pembunuhan mengerikan terhadap warga sipil, adalah sesuatu yang telah kita lihat di tempat lain dalam serangan-serangan lainnya," kata Godfrey kepada wartawan.

Godfrey mengatakan ada juga peningkatan keberanian di antara para militan ISIS di Mozambik yang awalnya hanya melakukan serangan hit-and-run.

"Mereka sekarang berusaha untuk mengambil dan mempertahankan beberapa kota, setidaknya untuk beberapa periode," katanya.

Godfrey mengatakan bahwa seorang warga AS diketahui telah terperangkap dalam pertempuran tersebut dan berhasil dievakuasi dengan kondisi selamat.

Menurut ISIS dan pihak berwenang, puluhan orang tewas dalam serangan terkoordinasi di Palma pekan lalu. Banyak orang juga diketahui masih hilang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#ISIS