MAKASSAR, BUKAMATA - Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto melantik baru Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya periode 2021-2022, di Baruga Anging Mammiri, Jumat (19/3/21).
Pelantikan tersebut dihadiri oleh Ketua pembina IPMIL Raya, Prof, Jasruddin dan kegiatan dilakukan berdasar protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Jaga jarak dan menggunakan masker.
“Selamat pengurus Ipmil raya yang baru sudah dilantik. Dan terimakasiih kepada pengurus lama yang telah membawa Ipmil raya tetap eksis berkibar,” kata Danny.
Danny menyebutkan bahwa Ipmil raya merupakan sebuah organisasi dimana anak tanah luwu melanjutkan pendidikannya di Kota Makassar. Artinya, ada beberapa ruang pengabdian yang bisa diisi dengan perjuangan dan ilmu menempuh pendidikan.
Sesaat Danny mengingat dan menceritakan masa masa lalunya saat ia menjadi konsultan.
“Bagi saya tanah luwu tidak asing, saya berkeliling di jagad Luwu dari dulu. Kalau orang palopo ada yang baru tau pantai permandian labombo, itu saya yang buka akses disana,”kenangnya.
Tak hanya itu, islamic center pun ia yang rancang.
“Yang memindahkan malili ke puncak indah itu saya yang punya gagasan. Bahkan mantan bupati morowali itu masih camat saat itu,” sebutnya.
Karenanya, Danny berharap organisasi ipmil raya bisa menjadi wadah untuk mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan mahasiswa dari daerah lain.
“Ipmil raya harus jadi contoh buat organisasi daerah lain. Harmonis dan dapat menjalin hubungan baik dengan mahasiswa yang berasal dari semua daerah. Saling jaga dan saling bantu demi pengabdian kedepannya,” tutup Danny.
BERITA TERKAIT
-
Di HUT ke-78 GPIB Immanuel, Munafri Tekankan Pentingnya Peran Gereja Jaga Keharmonisan Kota
-
Wali Kota Appi Ingin PKK Makassar Hadir Lebih Dekat, Bantu Keluarga dan Warga yang Membutuhkan
-
Melinda Aksa Soroti Tantangan Sampah Makassar dalam Seminar Nasional Ekoteologi
-
Lontara+ Disorot SAFEnet, Makassar Didorong Hadirkan Layanan Digital Ramah Disabilitas
-
Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Appi: Bentuk Perhatian Pemkot dan Cegah Pengangguran