Ririn : Rabu, 17 Maret 2021 20:01
Reuters

BUKAMATA - Platform berbagi video TikTok kemungkinan akan meluncurkan fitur group chat tahun ini.

"Group chat adalah bagian dari rencana pemilik ByteDance untuk mengembangkan TikTok menjadi lebih dari "aplikasi interaksi sosial", kata salah satu sumber perusahaan, kepada Reuters.

Fitur tersebut telah menjadi bagian dari TikTok versi China, Douyin, sejak 2019.

Fungsi obrolan grup akan membantu TikTok untuk membuat pengguna lebih berlama-lama di aplikasi tersebut.

TikTok sendiri belum memberikan pernyataan mengenai rencana peluncuran fitur yang dimaksud.

ByteDance sebenarnya telah mengadakan diskusi internal tahun lalu tentang memperkenalkan fitur group chat, tetapi mereka menunda banyak pembaruan setelah aplikasi TikTok mendapat kecaman dari pemerintahan Trump dan dilarang di India.

Namun sumber lain mengatakan bahwa perusaan saat ini sedang mengevaluasi kapan dan di mana itu akan meluncurkan fitur group chat di TikTok.

Pemerintahan baru Presiden AS Joe Biden telah menghentikan gugatan pemerintah yang dapat mengakibatkan larangan de facto pada penggunaan aplikasi di Amerika Serikat, dan sponsor perusahaan telah kembali ke layanan tersebut.

Gedung Putih juga mengatakan bulan lalu bahwa pihaknya tidak mengambil "langkah proaktif" baru terkait dengan rencana pemerintah Trump untuk operasi TikTok di Amerika yang akan diakuisisi oleh investor AS.

Pemerintahan Trump berpendapat bahwa TikTok menimbulkan masalah keamanan nasional karena data pribadi pengguna AS dapat diperoleh oleh pemerintah China. TikTok, yang memiliki lebih dari 100 juta pengguna di Amerika Serikat, membantah tuduhan tersebut.

TAG