Ririn : Sabtu, 13 Maret 2021 18:41
Jeanine Áñez

BUKAMATA - Mantan presiden sementara Bolivia, Jeanine Áñez, dan beberapa mantan menteri telah ditangkap. Dia ditahan pada Sabtu dini hari di kota Trinidad. Dia kemudian dibawa dengan pesawat ke kota La Paz.

Jaksa penuntut mengatakan dia dan para menteri mengambil bagian dalam kudeta terhadap Presiden Evo Morales pada 2019.

Áñez mengatakan dia adalah korban balas dendam politik oleh partai Mas Morales, yang kini telah kembali berkuasa. Dia sebelumnya men-tweet bahwa "penganiayaan politik telah dimulai" dan mengatakan bahwa dokumen penangkapannya mencantumkan tuduhan terorisme, penghasutan dan konspirasi.

Morales mundur dan melarikan diri dari Bolivia pada November 2019 setelah berminggu-minggu protes disertai kekerasan dan setelah kehilangan dukungan militer atas kemenangannya dalam pemilihan untuk masa jabatan keempat. Sebagai senator paling senior, Áñez kemudian menjadi presiden sementara.

Namun, partai Mas menang telak dalam pemilihan presiden dan kongres pada Oktober tahun lalu, sehingga membuka jalan bagi Morales untuk kembali ke Bolivia dan mengambil alih kepemimpinan partai Mas. Rekannya, Luis Arce terpilih sebagai presiden.

Kini, anggota partai Mas menuduhnya Anez bersekongkol dengan tokoh polisi dan militer, untuk merekayasa penggulingan Morales.

TAG

BERITA TERKAIT