BUKAMATA - Seorang pemilik klinik di Rusia dipenjara setelah seorang pasiennya hampir meninggal usai melakukan operasi hidung.
Sang pasien, Karolina Sarkisyan mengunjungi klinik milik Dr Gulnara Shah di ibu kota Moskow pada tahun 2018.
Dia mengatakan dia memiliki septum yang menyimpang yang membuatnya sulit untuk bernafas dan dia juga ingin menghilangkan punuk di hidungnya agar lebih melengkung.
Menurut media lokal, Sarkisyan memilih ahli bedah plastik bernama Gevorg Stepanyan karena melihat pengalamannya dan telah mendapat banyak ulasan positif dari pasien lain.
Sarkisyan mengalami koma selama sembilan hari, dan dirawat di rumah sakit selama tiga minggu.
Selain itu, peralatan medis yang diperlukan tidak tersedia dan staf tidak dapat memantau pasien sepanjang waktu.
Selama penyelidikan, pemilik klinik, Gulnara Shah dipindahkan dari pusat penahanan pra-sidang ke tahanan rumah. Sementara itu Dr Gevorg Stepanyan melarikan diri dari Rusia dan masuk dalam daftar buronan internasional.
Pengadilan kemudian memutuskan bahwa Shah bersalah dan memberinya hukuman satu tahun 10 bulan penjara.
Dia juga diperintahkan untuk membayar 560,000 rubel (Rp109 juta) kepada korban sebagai kompensasi.