BUKAMATA - Ratu Inggris dilaporkan mengadakan 'pembicaraan krisis' setelah Meghan Markle dan Pangeran Harry membuat Istana Buckingham terkoyak dengan wawancara bersama Oprah Winfrey.
Menurut DailyMail, Ratu, Pangeran Charles dan Pangeran William mengadakan pembicaraan pada hari Senin setelah wawancara Oprah pertama kali ditayangkan pada hari Minggu di AS.
Suasana hati mereka digambarkan sangat sedih, dan bahwa Harry dan Meghan telah menekan "tombol nuklir" kepada keluarga kerjaaan.
"Staf sedang terguncang. Tetapi ada (juga) perasaan yang kuat untuk mempertahankan keheningan yang bermartabat dan menunjukkan kebaikan dan kasih sayang," kata seorang sumber pada DailyMail.
"Jembatan perlu dibangun setelah semua ini selesai."
Dalam wawancaranya, Meghan dan Harry mengatakan bahwa ada "kekhawatiran" di kalangan bangsawan mengenai warna kulit Archie sebelum dia lahir. Mereka juga menuduh kerajaan gagal melindungi mereka dan bahwa Kate Middleton telah membuat Meghan menangis.
Harry juga mengklaim bahwa ayahnya, Pangeran Charles telah berhenti menerima teleponnya.
Dia lebih lanjut mengatakan jika dia merasa "dikecewakan" oleh Pangeran Wales tetapi akan tetap "selalu mencintainya".
BERITA TERKAIT
-
Pakar Keluarga Kerajaan Ungkap Kekecewaan Meghan Terhadap Pangeran Harry yang Tidak Terlalu Kaya
-
Pangeran Harry Mengatakan Pangeran William Secara Fisik Menyerangnya Berbaris Atas Meghan Markle: Laporan
-
Harry dan Meghan Tak Diundang di Acara Makan Siang Bersama Kerajaan
-
Terima Penghargaan HAM, Pangeran Harry dan Meghan Markle Disebut Menjijikkan
-
Pangeran Harry Akan Hadiri Pemakaman Pangeran Philip, Meghan Tidak Ikut