Redaksi
Redaksi

Minggu, 07 Maret 2021 17:05

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg Dyah Puspita Dewi saat disuntik vaksin.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg Dyah Puspita Dewi saat disuntik vaksin.

Vaksin Habis, Pedagang Pasar Sentral Marah-marah Tidak Kebagian

Sejumlah pedagang pasar marah. Pasalnya, mereka tak kebagian vaksin.

PINRANG, BUKAMATA -- Vaksin tahap ke ll yang ditujukan untuk pelayanan publik serta pedagang di pasar dilaksanakan selama satu minggu.

Vaksin terakhir hanya 100 bulk yang menyasar sejumlah pedagang Pasar Sentral Pinrang. Vaksinasi digelar di Terminal Lama Pasar Sentral, Sabtu (6/3/2021).

Salah seorang pedagang pasar penerima vaksin, Ratna mengaku bersyukur telah mengikuti vaksinasi. Setidaknya ia telah membantu menyukseskan program vaksinasi, sebagai upaya percepatan pencegahan penularan Covid-19.

"Tinggal menunggu vaksin kedua. Semoga virus ini cepat berlalu, dan saya harap para pedagang ikut vaksin untuk memutus rantai penyebaran Covid-19," katanya usai divaksin.

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, drg Dyah Puspita Dewi mengatakan, vaksinasi tahap kedua ini dikhususkan pelayan publik, baik ASN, Pegawai BUMN/BUMD, TNI, Polri, pekerja media dan pedagang pasar.

"Hari ini ada 100 pedagang pasar yang kita vaksin. Itu pun masih banyak yang tidak terlayani, bahkan ada pedagang yang marah-marah karena tidak kebagian vaksin," ucap Dewi sapaan akrabnya.

Ia mengatakan, jumlah vaksin yang diterima tahap kedua hanya sebanyak 320 vial untuk 3.200 sasaran, dan terdapat tambahan sebanyak 50 vial untuk 500 sasaran.

Untuk jumlah pelayan publik yang sudah diberikan vaksin sebanyak 3.717 dari 370 vial, itupun masih banyak yang terlayanani karena yang didaftar sekitar 16.100 orang.

"Jumlah keseluruhan pelayanan publik yang sudah divaksin sebanyak 3.717 penerima," bebernya.

Dewi mengatakan, warga sudah mulai antusias untuk divaksin namun waktunya belum, karena masih ada tahap-tahapan selanjutnya dan pendataan yang dilakukan wilayah masing-masing.

asyarakat sudah mulai antusias, sebab banyak masyarakat umum tadi mau ikut vaksin namun belum kita berikan, karena belum waktunya," jelas Dewi.

Penulis: Maulana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Vaksinasi di Pinrang

Berita Populer