BUKAMATA - Pemimpin Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi dikabarkan telah dipindahkan ke lokasi yang dirahasiakan.
Sejak kudeta 1 Februari, Suu Kyi telah berada di bawah tahanan rumah di ibu kota Naypyitaw.
Namun, Myanmar Now mengutip pejabat partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang mengatakan bahwa dia telah dibawa pergi dari rumah enam hari lalu.
"Kami tidak tahu di mana dia ditahan lagi," kata sumber itu, yang tidak mau disebutkan namanya.
Reuters melaporkan bahwa pihak berwenang Myanmar belum menanggapi permintaan komentar mengenai laporan tersebut.
Suu Kyi akan menghadapi pengadilan pada hari Senin atas tuduhan yang diajukan terhadapnya oleh junta militer, yang secara luas dipandang bermotif politik.
Pasca kudeta, situasi di Myanmar tetap kacau. Ketegangan antara rakyat yang marah meningkat pada hari Jumat, ketika pasukan keamanan menindak pengunjuk rasa anti-kudeta di Mandalay dan melukai sedikitnya tiga orang.
Dua korban terkena tembakan peluru karet di dada dan satu lagi menderita luka di kakinya.
BERITA TERKAIT
-
Gempa 7,7 Magnitudo Hantam Myanmar, Tempat Bersejarah hingga Fasilitas Umum Rusak Parah
-
Dihadapan PBB, Indonesia Nyatakan Dukung Keras Palestina dan Myanmar
-
Presiden Jokowi Perintahkan Segera Evakuasi 20 Korban TPPO di Myanmar
-
Timnas Indonesia Menang Telak Lawan Myanmar
-
WNI Disekap di Myanmar, DPR Sebut Pemerintah Lamban