MAKASSAR, BUKAMATA - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Tahun 2021 secara virtual dari Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel,Makassar, Kamis (25/2/2021).
Dalam rapat yang dibuka langsung oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa tersebut, Wagub di dampingi Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani dan sejumlah Kepala Bidang di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Rakor ini pun turut diikuti secara virtual oleh Gubernur seluruh Indonesia.
Pertemuan itu membahas arah kebijakan rencana kerja Pemerintah untuk tahun 2022 mendatang. Rapat Koordinasi Teknis ini juga berkaitan dengan agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa memaparkan, arah kebijakan pengembangan wilayah tahun 2022. Diantaranya terkait pengembangan wilayah tahun 2022, strategi pengembangan wilayah, dan sasaran pengembangan wilayah.
"Untuk pengembangan wilayah tahun 2022 dalam arah kebijakan pemerintah akan dilakukan percepatan pemulihan dampak pandemi covid 19, melanjutkan transformasi sosial ekonomi untuk meningkatkan mata rantai produksi dan rantai nilai daerah," ujar Suharso.
"Selanjutnya, pemerintah akan mengoptimalkan keunggulan kompetitif wilayah, dan meningkatkan kualitas hidup antarwilayah," lanjutnya.
Untuk strategi pengembangan wilayah, pemerintah akan menjalankan strategi pertumbuhan dengan mendorong pengembangan kawasan strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), destinasi pariwisata, kawasan perkotaan, kawasan pedesaan prioritas nasional, dan kawasan transmigrasi.
Ia pun memaparkan agenda pembangunan RPJMN 2020-2024 sebagai penerjemahan visi misi dan arahan Presiden, Joko Widodo.
"Diantaranya ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan; pengembangan wilayah untuk mengurangi kesenjangan; SDM berkualitS dan berdaya saing; revolusi mental dan pembangunan kebudayaan; infrastruktur untuk ekonomi dan pelayanan dasar; lingkungan hidup, ketahanan bencana dan perubahan iklim; stabilitas polhukhankam dan transformasi pelayanan publik," tuturnya.
Sementara itu, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, "Rapat Koordinasi Teknis ini dalam rangka merangkai rencana pembangunan didaerah agar selaras dengan Pemerintah Pusat," ungkapnya.
"Kami dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan mendukung arah kebijakan pemerintah tersebut, karena ini adalah upaya pemerintah dalam upaya pengembangan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan pembangunan di semua daerah di Indonesia," jelasnya.
Dalam menindaklanjuti arah kebijakan pemerintah tersebut, dirinya menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan berkoordinasi dengan semua stakeholder terkait.
"Ada kesadaran bersama untuk bersinergi menekan angka kemiskinan, meningkatkan SDM, pembangunan berkeadilan serta bersinergi. Alhamdulillah salah satu program pusat untuk menjadikan Puskesmas sebagai ujung tombak promkes untuk preventif termasuk revitalisasi system sarana dan prasarana pendukung," tuturnya.
BERITA TERKAIT
-
Pemprov Sulsel Ajukan Bantuan CT Scan untuk Dukung Pembangunan Dua RS Regional di Luwu dan Gowa
-
Stadion Sudiang Berkapasitas 27 Ribu Penonton Dibangun, Ditarget Rampung 2027
-
Pemprov Sulsel Matangkan RKPD 2027 Lewat Rakortek Tematik, Perkuat Percepatan Penurunan Stunting dan Perlindungan Kelompok Rentan
-
Gubernur Andi Sudirman Bawa Sejumlah Usulan Infrastruktur Strategis ke Pemerintah Pusat
-
Gubernur Sulsel Kirim Bantuan untuk Korban Kebakaran di Parepare