MAKASSAR, BUKAMATA - Politisi muda sekaligus pemeran utama short movie "Ibu Maafkan Aku", H Hardiman Rewa Januar Saing SE MM, rela meninggalkan agenda shooting-nya di Pulau Dewata, Bali, untuk menghadiri pesta pernikahan salah satu kerabat dekatnya, Rendy dan Mutia, yang berlangsung di Wisma Kalla, Sabtu, 20 Februari 2021. Tentu saja, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, mengingat acara tersebut berlangsung di tengah pandemi Covid-19.
"Sekarang masih dalam situasi pandemi, tapi tidak menghalangi aktivitas dan silaturahmi. Karena itu, di tengah kesibukan yang padat, saya tetap berupaya menghadiri resepsi pernikahan kerabat saya," kata Hardiman, didampingi Lurah Bangkala, Kecamatan Manggala, Amanda Syahwaldi.
Iapun mengaku tak kuatir menghadiri acara resepsi tersebut, karena pelaksana juga menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Dimana semua tamu menggunakan masker, dan jumlah undangan juga dibatasi.
"Protokol kesehatan di lokasi sangat ketat. Tamu-tamu pakai masker, ada tempat cuci tangan yang disediakan, jumlah undangan juga dibatasi. Acara hanya dihadiri kerabat dekat," tuturnya.
Hardiman juga tak henti-hentinya mengingatkan sekaligus mengkampanyekan penerapan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai virus Covid-19. Menerapkan 5 M sangat penting dilakukan. Yakni, memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas.
"Semoga pandemi ini segera berlalu, apalagi pemerintah sekarang sedang mengupayakan vaksin untuk melindungi masyarakat," harapnya.
Tak lupa, ia mendoakan kedua mempelai, agar menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. (*)
BERITA TERKAIT
-
Hardiman Rewa Hadiri Akad Nikah di Sinjai
-
Hardiman Rewa Jamu Mister dan Miss Sulawesi Selatan 2026 Gala Dinner di Restoran Sandeq
-
Berlangsung Meriah, Hardiman Rewa Juri Pemilihan Mister & Miss Sulawesi Selatan 2026
-
Mengenal Bintang Emas Nusantara, Dirintis Pengusaha Muda Hardiman Rewa Usai Sukses Bentuk PH
-
Kondisi Ekonomi Kian Tak Menentu, Hardiman Rewa Minta Pemerintah Peka dan Lakukan Evaluasi