Ririn : Senin, 15 Februari 2021 16:35
Foto: Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir

BUKAMATA - Berabad-abad yang lalu, orang Mesir sudah menganal bir. Bukan hanya untuk minum, tapi untuk upacara pengorbanan.

Menurut sejarawan, orang Mesir adalah peradaban pertama yang menyempurnakan seni pembuatan bir. Dan sekarang, para arkeolog telah menemukan pabrik pembuatan bir tertua di dunia.

Tempat ini diyakini mampu menghasilkan ribuan liter bir untuk raja-raja kuno di wilayah tersebut.

Pabrik bir besar itu ditemukan di kuburan kuno di Abydos Utara, daerah gurun di sebelah barat Sungai Nil dan sekitar 450 kilometer selatan Kairo.

Mesir" width="360" height="360" layout="responsive">Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir mengatakan bahwa itu berusia 5.000 tahun, dan digunakan pada zaman Raja Narmer yang memerintah antara 3150 SM hingga 2613 SM.
Tempat pembuatan bir itu bisa menghasilkan sebanyak 22.400 liter bir sekaligus, menurut Matthew Adams dari Universitas New York, salah satu peneliti yang memimpin tim penemuan gabungan Mesir-AS.

Pabrik itu memiliki delapan unit. Setiap unit memiliki panjang sekitar 20 meter dan lebar 2,5 meter. Selain itu, masing-masing unit ini dilapisi dengan sekitar 40 pot dari tanah yang masing-masing diletakkan dalam dua baris.

Dan, pot-pot ini adalah tempat keajaiban terjadi. Sebuah kombinasi dari biji-bijian dan air dicampur dan ditambahkan ke dalamnya untuk menghasilkan bir.

Sebelumnya, pada tahun 1900-an, para arkeolog Inggris memprediksi bahwa pabrik bir seperti itu mungkin ada, tetapi mereka tidak dapat menentukan lokasinya pada saat itu.

TAG