Warga Papakaju Luwu Curhat Masalah Jalan hingga Ekonomi ke Anggota DPRD Sulsel
Warga bukan hanya mengeluhkan kondisi jalan dan pupuk. Tapi juga mengeluhkan kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19.
LUWU, BUKAMATA - Warga Desa Papakaju, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu mengeluhkan kerusakan infrastruktur jalan. Mereka juga mempertanyakan kekurangan pupuk urea yang hingga kini masih menjadi kendala petani di Papakaju.
Keluhan itu disampaikan warga kepada anggota DPRD Sulsel, Husmaruddin yang sedang menggelar reses masa persidangan ke II tahun anggaran 2020/2021 di Desa
Papakaju, Kecamatan Suli, Jumat (5/1/2021).
Warga bukan hanya mengeluhkan kondisi jalan dan pupuk. Tapi juga mengeluhkan kondisi ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Seorang peserta reses, Abubakar mengeluhkan akses jalan. "Sudah sejak tahun 2005 akses jalan belum diperhatikan, ini keluhan kami," katanya.
Karena itu, ia berharap Husmaruddin sebagai anak desa bisa membantu mimpi warga Papakaju untuk dapat merasakan akses jalan yang baik, dengan demikian jika akses jalan bagus tentu dapat meningkatkan perekonomian warga.
Anggota DPRD Sulsel Husmaruddin dari Dapil XI Luwu Raya, yang juga dikenal dengan tagline anak desa ini mengaku merasa prihatin terhadap kondisi infrastruktur di Papakaju.
Menurutnya, resesnya kali ini menjaring Aspirasi Masyarakat (Asmara) guna mengisi pembangunan yang sedang berjalan. Dia juga mengingatkan pentingnya warga Papakaju memperhatikan protokol kesehatan guna memutus penyebaran Covid-19.
"Saat ini sebanyak 2.205 desa di Sulsel sedang saya perjuangan kebutuhan masyarakat desa di DPRD Sulsel. Saya intens dan sedang memfasilitasi percepatan pembangunan pedesaan, data menunjukkan 75 peresen warga Sulsel tinggal di desa selebihnya 25 persen di kota," kata Husmaruddin.
Husmaruddin menambahkan, saat dua periode menjabat anggota DPRD Luwu ada beberapa regulasi yang dibuat untuk kepentingan masyarakat desa.
"Tentu reses saya kali ini ingin ingin membantu pembangunan infrastruktur pedesaan,saat ini program pak Gubernur Sulsel telah menyiapkan anggaran sejumlah Rp 20 Miliar untuk anggaran Pendidikan SMA/SMK dan SMP se Luwu raya," bebernya.
Menurut Husmaruddin, program kehutanan adalah bagian kewenangan Pemprov Susel dan itu bagian aspirasi saya termasuk hutan rakyat, tambang dan kawasan pesisir Luwu Raya.
"Prinsip saya adalah HMD bersama rakyat, membangun dari desa untuk rakyat," ungkap
pria yang akrab disapa HMD itu.
"Selaku wakil rakyat Sulsel, saya sudah buat daftar prioritas yang mana didahulukan dan tentu kita akan koordinasi dengan pak bupati dan pak gubernur. Saya minta pak desa paling lambat memasukan daftar usulan bulan Maret," bebernya.
Terkait keluhan warga Papakaju soal akses jalan, anggota DPRD Luwu dari Fraksi PAN Yani Mulake yang mendampingi reses HMD di Papakaju, juga buka suara.
Menurut Yani Mulake, poros jalan di Papakaju adalah ruas jalan poros tembus Sampeang, jadi wajar diaspal. "Dan kami dari dapil 2 DPRD Luwu terus berjuang mati-matian untuk pekerjaaan ruas jalan Papakaju," katanya.
Diakuinya, kalau ruas poros jalan Papakaju sudah menjadi kewenangan Pemkab Luwu , panjangnya kurang lebih 5,7 Kilometer. Bahkan kalau tidak ada bencana non alam ini (Covid-19) tahun ini juga bisa selesai.
“Intinya semua aspirasi dari masyarakat Papakaju akan kami perjuangkan. Baik infrastruktur jalannya, maupun masalah pupuk," tuturnya.
News Feed
Kenapa Malam Nisfu Syaban Dianggap Istimewa? Ini Penjelasannya
02 Februari 2026 09:43
GAPEMBI Sulsel Mantapkan Langkah, Siap Dilantik dan Kawal Program Makan Bergizi Gratis
02 Februari 2026 09:34
Berita Populer
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:43
Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
