Redaksi : Senin, 01 Februari 2021 11:01
Azhar Arsyad saat meresmikan Taman Baca Sepanjang Perjalanan di Pinrang.

MAKASSAR, BUKAMATA - Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H Azhar Arsyad, meresmikan taman baca Sepanjang Perjalanan di Dusun Kaluppang, Desa Massewae, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Minggu (31/1/2021) malam.

Peresmian tersebut, dirangkaikan dengan sosialisasi Peraturan Daerah UU Nomor 2 Tahun 2017, tentang wajib belajar pendidikan menengah.

Dalam kesempatan itu, Azhar pun mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran pendidikan.

"Apapun yang bernuansa pendidikan, mesti digeluti secara serius. Anak cucu kita perlu untuk digenjot menempuh jenjang pendidikan, minimal tamat SMA," katanya dalam rilis yang diterima Senin (1/2/2021).

Menurut Azhar, hadirnya taman baca tersebut berpotensi menjadi pemantik terealisasinya undang-undang tersebut. Apalagi, taman baca adalah ruang strategis untuk mengampanyekan hal-hal yang bernuansa pendidikan.

"Kami harap, taman baca ini bisa betul-betul berbasis program. Tentunya dengan tujuan mencerdaskan," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Azhar, pendidikan non formal juga perlu untuk diasah dan dipahami oleh masyarakat. Termasuk pendidikan politik.

Apalagi kata dia, saat ini banyak yang beranggapan bahwa politik itu seolah tak memberikan asas kebermanfaatan kepada masyarakat.

"Padahal sesungguhnya berpolitik itu kerja mulia. Ada banyak kebermanfaatan yang bisa dihasilkan di sana. Tergantung politisi bagaimana menggelutinya," jelas Ketua Umum DPW PKB Sulsel ini.

Sementara itu, Dewan Penasehat Sepanjang Perjalanan, Muh Dirman Rasyid mengapresiasi kehadiran Azhar dalam peresmian tersebut.

"Semoga kehadiran beliau menjadi pemantik semangat buat kami untuk terus menjalankan program keliterasian," pungkasnya.

Peresmian yang menerapkan protokol kesehatan itu ditandai dengan pengguntingan pita, disaksikan ratusan warga setempat.

Hadir dalam kegiatan, anggota DPRD Pinrang Alimuddin Budung, akademisi Dr Yunus Taba, Kepala Desa Massewae Ibrahim, Ketua BPD Massewae Nawir, serta tokoh agama maupun masyarakat.

Penulis: Yahya