Redaksi : Selasa, 26 Januari 2021 13:48
Ilustrasi pengeroyokan

MOJOKERTO, BUKAMATA - MAK (20) kesal. Pacarnya mengadu. Seorang penjaga kafe APW (18), telah mengganggunya. Bahkan melecehkannya di sebuah rumah di Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

Lalu, MAK mendatangi APW di rumah majikannya. Dia tak sendiri. Ada beberapa temannya ikut. Kemudian, dengan kunci Inggris, pelaku MAK menghantam APW berkali-kali pada bagian kepala.

Korban sempat koma dan dirawat di rumah sakit. Sebelum kemudian mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu (3/1/2021) pukul 10.00 WIB.

Awalnya tak ada yang tahu. Kecuali keluarga korban yang curiga, putranya tewas karena penganiayaan. Makam korban pun dibongkar. Hasil autopsi lantas menyatakan, korban tewas akibat benturan benda tumpul pada bagian kepalanya.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, dari situlah anggota Satreskrim Polres Mojokerto membentuk tim. Akhirnya berhasil menangkap tersangka utama.

"Penyidikan terus berlanjut terkait unsur direncanakan maupun adanya pelaku lain yang terlibat masih kita dalami," ungkapnya.