MAMUJU, BUKAMATA - Gempa bumi bermagnitudo 6,2 yang mengguncang Mamuju pada Jumat dini hari, 15 Januari 2021. Sebanyak 253 warga binaan rumah tahanan negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju, dikagetkan guncangan gempa.
Ada kamar di bagian belakang yang ambruk. Tembok keliling bagian kanan dan belakang juga rubuh. Panjangnya 282 meter.
Kepala Rutan Mamuju, Gusti Lanang Agus mengatakan, ada satu warga binaan yang mengalami patah tangan karena tertimpa reruntuhan. Langsung dilarikan ke RSUD Mamuju.
Dia lalu mengumpulkan warga binaan di lapangan. Ada sembilan orang yang lari pulang ke rumah. Mereka mengkhawatirkan keluarganya. Namun, mereka dengan kesadaran sendiri, kembali lagi ke rutan.
Selain satu warga binaan yang terluka, juga ada dua orang pegawai rutan yang mengalami luka sedang dan robek. Perkantoran bagian depan kata Gusti, juga retak parah.
Kamar para warga binaan juga retak semua. "Ada beberapa kamar di bagian belakang rubuh," jelasnya.
Rutan itu memiliki 27 kamar, 253 warga binaan, dan dilayani 47 orang pegawai. Untuk sementara, para tahanan ditempatkan di musala dan gereja yang ada di dalam rutan.
"Kebutuhan warga binaan kita penuhi di dapur khusus. Kebutuhan mereka cukup. Demikian pula kebutuhan obat-obatan, juga kita sudah dapat bantuan," ujar Gusti.
BERITA TERKAIT
-
Mantan Polisi Terpidana Narkoba Ditemukan Meninggal di Rutan Mamuju
-
Perusahaan di Sulsel Kumpulkan Rp 1 Miliar CSR Bantu Korban Gempa Sulbar
-
Pasca Gempa, Banjir Landa Mamuju Ibu Kota Sulawesi Barat, Netizen: Pray For Mamuju
-
Hubungi Gubernur Sulbar, Gubernur Sulsel Siap Bantu Penanganan Gempa di Mamuju
-
BNPB Imbau Warga Tetap Siaga dan Waspada Gempa Susulan di Mamuju