Redaksi
Redaksi

Selasa, 19 Januari 2021 12:54

Ribka Tjiptaning
Ribka Tjiptaning

Tolak Vaksin Sinovac, Dokter Ribka Kini Dimutasi dari Komisi Kesehatan ke Komisi Pertambangan

Ribka Tjiptaning, akhirnya dimutasi dari komisi kesehatan ke komisi yang menangani pertambangan.

JAKARTA, BUKAMATA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, membuktikan kata-katanya. Anggotanya yang menolak vaksinasi Covid-19 akan ditertibkan. Itu dibuktikan dengan memutasi anggotanya Ribka Tjiptaning, dari Komisi IX yang menangani kesehatan ke Komisi VII yang menangani pertambangan.

Ribka yang berlatar belakang dokter, telah bertahun-tahun di komisi kesehatan DPR RI. Bahkan sempat menjadi ketua komisi. Suara lantangnya menolak divaksin Covid-19 buatan Sinovac Selasa, 12 Januari 2021 lalu, mengubah nasib politisi PDIP ini.

Surat Fraksi PDIP DPR bernomor 04/F-PDIP/DPR-RI/2021 yang ditandatangani Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi PDIP Bambang Wuryanto, pada 18 Januari 2021, terkait perubahan penugasan di Alat Kelengkapan Dewan itu, ditujukan kepada pimpinan DPR RI. Ini menjadi dasar rotasi komisi Ribka.

Di komisinya yang baru, Ribka akan banyak membahas masalah energi, riset dan teknologi. Ada beberapa lainnya yang dirotasi selain Ribka. Di antaranya, Johan Budi Sapto Pribowo dari Komisi II ke Komisi III. Lalu ada Gilang Dhielafararez dari Komisi VI ke Komisi III, Marinus Gea dari Komisi III ke Komisi XI, serta Ihsan Yunus dari Wakil Ketua Komisi VIII menjadi anggota Komisi II.

Selasa, 12 Januari 2021 lalu, Ribka Tjiptaning dengan tegas menolak divaksin Covid-19. Itu disuarakan dengan lantang saat rapat kerja Komisi IX DPR dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Kalau persoalan vaksin, saya tetap tidak mau divaksin, mau pun sampai yang 63 tahun bisa divaksin. Saya sudah 63 nih, mau semua usia boleh tetap (saya tolak). Misalnya saya hidup di DKI, semua anak cucu saya dapat sanksi Rp5 juta mending saya bayar, saya jual mobil kek,” kata Ribka di Ruang Rapat Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta.

“Bagaimana orang Bio Farma juga masih bilang belum uji klinis ketiga dan lain-lain,” lanjutnya.

Usai suara lantangnya, Ribka lalu disemprot Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Meski dimarahi, Ribka tetap pada pendiriannya, menolak vaksin Sinovac.

“Kalau saya sih berdasarkan pengalaman ya. Waktu aku Ketua Komisi IX kan aku paparin. Makanya di wartawan kan kalau ini jangan sepenggal-sepenggal. Jadi orang salah persepsi. Jadi cuma Tjiptaning menolak vaksin. Nah, saya partai pemerintah. Jadi Pak Hasto marah-marah sama sayalah. Tapi ya itu sih risiko ya,” ujar Ribka, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2021).

Ribka menegaskan penolakannya bukan tanpa dasar. Latar belakangnya sebagai seorang dokter menjadi alasannya. Dia mengatakan, sebagai dokter dirinya disumpah untuk melindungi pasien. Karenanya itu membuat Ribka lebih tak mudah menerima apapun terkait masalah kesehatan, termasuk soal vaksin.

“Aku dokter, tentunya sudah tahulah basic dokter dari sisi kesehatan. Tentunya sumpah dokter itu kan melindungi pasien, apalagi sekarang sebagai wakil rakyat, melindungi rakyatnya. Jadi sudah dokter, sebagai wakil rakyat. Jadi apa-apa juga, kalau tentang kesehatan, aku tidak gampang terima,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Vaksin Covid-19 #Ribka Tjiptaning

Berita Populer