Ririn : Selasa, 19 Januari 2021 18:17
Vaksin Pfizer

BUKAMATA - Meksiko akan menangguhkan pembelian Vaksin Covid-19 dari Pfizer untuk sementara waktu, dengan tujuan agar negara-negara miskin juga mendapat bagian.

Presiden Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan bahwa mereka akan menerima suplay vaksin Pfizer-BioNTech terakhir pada Selasa (19/01). Jumlahnya sebanyak 200.000 dosis.

Penangguhan ini akan berlangsung hingga tiga minggu ke depan. Selanjutnya, negara itu akan menerima lima juta dosis vaksin Pfizer setelah pengirimannya dilanjutkan bulan depan.

Obrador mengatakan, keputusan itu diambil karena Meksiko mendukung seruan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk membatasi pembelian agar vaksin tersedia untuk negara-negara miskin.

Dia menambahkan bahwa penangguhan sementara Pfizer tidak akan memengaruhi upayanya untuk mendapatkan vaksin bagi semua warga negara. Rupanya, pemerintahannya akan mendatangkan vaksin China CanSino, serta vaksin Sputnik V dari laboratorium Rusia dan vaksin AstraZeneca dari Universitas Oxford.

Sejauh ini, Meksiko telah mengonfirmasi 1, 649.502 kasus virus korona dan 141.248 kematian, menurut perhitungan Universitas Johns Hopkins.