MAMUJU, BUKAMATA - RS Mitra Manakarra, Mamuju, juga rubuh akibat gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Mamuju pada Jumat, 15 Januari 2021 dini hari.
Tim SAR gabungan terus melakukan penggalian selama 4 hari untuk mencari korban. Khususnya, korban yang masih hidup. Ternyata benar, Senin, 18 Januari 2021, usai ekskavator membuka satu celah dengan mematahkan beton-beton, ada suara di dalam. Seorang perempuan. Minta tolong. Ternyata dia perawat rumah sakit tersebut. Sudah empat hari dia tertimbun.
Dalam sebuah video yang beredar, usai dievakuasi keluar, di atas tandu wanita yang mengenakan seragam ungu itu berujar sambil menunjuk ke dalam reruntuhan, "Tolongi temanku di dalam, masih ada temanku di situ." Sejumlah regu penolong kemudian mengiyakan.
Data Basarnas, 19 Januari 2021, pukul 09.30 Wita, jumlah korban gempa di Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat sudah 88 orang. Juru Bicara Basarnas Makassar, Hamsidar melalui keterangan resminya merinci, dari 88 korban tersebut, 77 orang di Mamuju dan 11 orang di Majene.
"Ada 18 selamat," ujar Hamsidar.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga kemarin sebanyak 253 orang mengalami luka berat dengan rincian 189 warga Mamuju dan 64 warga Majene. Sementara itu jumlah keseluruhan korban dengan luka ringan sebanyak 679 orang. Sedangkan jumlah warga yang mengungsi, ada 19.435 orang.
BERITA TERKAIT
-
Pasca Gempa, Banjir Landa Mamuju Ibu Kota Sulawesi Barat, Netizen: Pray For Mamuju
-
Hubungi Gubernur Sulbar, Gubernur Sulsel Siap Bantu Penanganan Gempa di Mamuju
-
BNPB Imbau Warga Tetap Siaga dan Waspada Gempa Susulan di Mamuju
-
Warga Panik di Mamuju Akibat Gempa, Plafon Gedung PKK Mamuju Runtuh
-
Gempa Bumi Guncang Mamuju Sulbar 5,8 Magnitudo, Terasa Sampai di Pangkep