Redaksi : Jumat, 15 Januari 2021 17:01
Barang logistik didistribusikan ke lambung kapal KRI Teluk Ende, untuk dibawa ke lokasi gempa Sulbar.

MAKASSAR, BUKAMATA - Jumat, 15 Januari 2021. Sore itu, pukul 15.30 Wita, KRI 517 Teluk Ende, merapat di Dermaga Fasharkan Lantamal VI Makassar. Beberapa pria tegap berbaju loreng berbaris dari darat hingga ke lambung kapal. Lalu, kardus-kardus dan karung-karung logistik dioper hingga ke lambung kapal.

Ada ribuan paket disiapkan. Hendak dikirim ke lokasi Gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Diturunkan dari truk BPBD Sulsel.

"Bahan kontak (logistik) untuk sementara yang bisa kita bawa beras lima setengah ton, mi instan satu truk plus 60 kardus mi instan, air mineral 100 karton, biskuit 100 karton dan telur untuk sementara 100 krak," kata Danlantamal VI, Laksamana Pertama TNI Dr Benny Sukandari.

Selain itu, ada juga biskuit 25 kaleng, 96 konserven, 97 doa gula pasir dan paket peralatan mandi serta kebutuhan lainnya.

Tidak hanya bahan logistik, kapal perang pengangkut tank amfibi itu, rencananya juga akan mengangkut ratusan prajurit Lantamal VI dan petugas kesehatan.

Informasi yang diperoleh, KRI Teluk Ende dijadwalkan berangkat meninggalkan dermaga Fasharkan menuju Mamuju, sore ini. Waktu tempu diperkirakan sekitar 18 jam.

Sebelumnya, gempa berkekuatan Magnitudo 6,2 mengguncang Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat.

Gempa itu berdampak pada rubuhnya sejumlah bangunan dan mengakibatkan korban jiwa sekira 35 orang. Ada 600-an luka-luka. Juga mengakibatkan 15 ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Penulis: Maulana