MAKASSAR, BUKAMATA - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, merasa kehilangan atas berpulangnya pendakwah Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber.
Dikabarkan, ulama yang lebih dikenal dengan Syekh Ali Jaber itu meninggal di RS Yarsi, sekitar pukul 9.00 WIB pada Kamis (14/1/2021).
Wagub Sulsel menyampaikan duka atas berpulangnya ulama kelahiran Madinah, 3 Februari 1976 itu.
“Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun. Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan masyarakat Sulawesi Selatan, turut berbelasungkawa atas berpulangnya ke Rahmatullah Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber,” ujarnya.
“Semoga Allah menempatkan Beliau di tempat yang layak di sisi-Nya, Aamiin,” ucap Andi Sudirman.
Sebelumnya, Syekh Ali Jaber dikabarkan meninggal dunia. Ustaz Yusuf Mansur membenarkan kabar itu. Sambil berlinang air mata, Ustaz Yusuf Mansur mengabarkan berita duka tersebut. "Iya, sudah. Saya sedih banget," ucap Yusuf Mansur.
Syekh Ali Jaber meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit. Belakangan, kondisinya sempat memburuk dan dilarikan ke ICU.
Ustaz Yusuf Mansur mengabarkan, Syekh Ali Jaber meninggal pukul 08.30 WIB di salah satu rumah sakit di kawasan Jakarta Pusat. "8.30 WIB di RS Yarsi Cempaka Putih," tulisnya.
Kondisi Syekh Ali Jaber pun sempat kritis semalam. "Semalam mulai kritis jam 23.00. Sudah pasang ventilator kurang lebih 16 hari," sambungnya.
Awalnya Syekh Ali Jaber masuk rumah sakit karena Corona. Namun, saat ini Syekh Ali Jaber sudah dinyatakan negatif Corona.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Rasakan Manfaat Luar Biasa Dalam Hidupmu Jika Kamu Rutin Sedekah Subuh
-
Sederhana! Syekh Ali Jaber Tak Punya Rumah dan Mobil Semasa Hidup
-
Bukan di Lombok, Syekh Ali Jaber Dimakamkan di Pondok Pesantren Ustaz Yusuf Mansur
-
Almarhum Syekh Ali Jaber: Ingin Dimakamkan di Lombok, Hafal 30 Jus Usia 10 Tahun, Jadi Imam Salat Usia 13 Tahun
-
Kisah Syekh Ali Jaber Dapat Julukan "Ali Zidane" dari Warga Lombok