PINRANG, BUKAMATA - Di antara 62 korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ182 di perairan Kepulauan Seribu, ada tiga dari Pinrang. Tepatnya dari Dusun Mattagie, Desa Wattang Pulu, Kecamatan Suppa, Pinrang.
Mereka adalah Rusni (44), Supianto (37) dan putrinya, Abida Dania (2). Nama mereka adalah daftar manifest. Sebelum terbang, Rusni sempat video call dengan putrinya di Pinrang, Sry Wahyuni. Dia mencari cucunya. Namun tiba-tiba terputus. Diduga masalah jaringan.
Tim Disaster Victim Investigation (DVI) Bidang Kedokteran Polda Sulawesi Selatan di-back up tim Inafis Polres Pinrang dan Polres Parepare, telah mengambil sampel DNA dan darah keluarga korban untuk dicocokan dengan data korban. Pengambilan sampel dilakukan di Polsek Suppa.
Kapolsek Suppa AKP Chandra Hasan mengatakan, sampel darah yang diambil masing-masing dari Sry Wahyuni dan Asriandi. Keduanya merupakan anak kandung Rusni dari pernikahan sebelumnya. Juga M. Ali, bapak kandung dari Rusni.
"Tim DVI datang untuk mengambil data antemortem sekaligus mengambil sampel DNA dari anak kandung dan bapak kandung korban. Sampel DNA berupa swab (tes usap) muka dan darah untuk data antemortem," kata AKP Chandra Hasan didampingi Camat Suppa, Andi Amran.
Sebelumnya, Bhabinkamtibmas dan Kapolsek Suppa serta camat, sudah mendampingi Jasa Raharja, untuk mendata keluarga korban.
BERITA TERKAIT
-
Gubernur Sulsel Bersama Menhub dan Basarnas Evaluasi Pencarian Korban ATR 42-500
-
Setelah Pencarian, Satu Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Lereng Bulusaraung, Identitas Belum Diumumkan
-
Pesawat Air India Jatuh Saat Lelas Landas, Bawa 242 Penumpang
-
Jet Tempur AS Jatuh dan Tenggelam di Laut, Satu Orang Luka Ringan
-
Pesawat American Airlanes Terbakar di Bandara Internasional Denver