Ulfa
Ulfa

Minggu, 10 Januari 2021 15:03

Suasana di rumah Richo Jl Puri Asri Raya, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.
Suasana di rumah Richo Jl Puri Asri Raya, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Sempat Liburan di Makassar, Ricko Korban Sriwijaya SJ 182 Balik Duluan karena Kerjaan

Pihak keluarga penumpang Pesawat Sriwijaya Air dari Makassar menggunakan biaya sendiri untuk terbang ke Jakarta.

MAKASSAR - Jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak menjadi kabar duka bagi dunia penerbangan Indonesia di awal tahun 2021 ini.

Pesawat tersebut membawa 62 orang, salah satunya adalah Ricko Damianus Mahulette, warga Perumahan Puri Asri, Jl Puri Asri Raya, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan.

Ricko diketahui saat itu hendak kembali ke Pontianak setelah sebelumnya berada di Jakarta untuk bertugas menyelesaikan program Sertifikasi Manajemen Mutu ISO 9001 dan kinerja.

Ricko yang merupakan Alumni Teknik Unhas ini rencananya akan kembali ke Pontianak bersama istri dan anaknya yang masih berusia 6 tahun, setelah menghabiskan masa liburannya di Kota Makassar.

"Diakan cuti di sini (Makassar) bersama istrinya dan anaknya selama tiga minggu.
Dia itu mau kembali ke Pontianak, karena dia tugas di sana," kata Ayah Ricko, Demanius Mahulette.

Menurut Demanius, Ricko sudah 9 tahun bekerja di PT PLN dan ditempatkan di Pontianak sebagai Asisten Manager Perencanaan Sipil pada Unit PLN tersebut.

"Menurut informasi dia ke Jakarta dulu untuk mengambil sertifkat ISO jadi dia duluan ke Jakarta setelah itu dia akan kembali ke Pontianak," ujarnya.

Sedianya, lanjut Demanius, Ricko memesan tiket Pesawat Nam Air dengan penerbangan tujuan Jakarta-Pontianak. Namun tanpa sebab pesawat yang sebelumnya akan ditumpangi tiba-tiba dialihkan ke pesawat Sriwijaya Air.

"Harusnya pakai Nam Air tapi dialihkan ke Sriwijaya Air. Ada email dan SMS sekitar jam 7 pagi, kalau pesawatnya dialihkan ke Sriwijaya Air berangkatnya jam 2 siang. Kami tidak tahu kenapa sampai begitu, tapi kami pikir itu aman-aman saja terangnya," jelasnya.

Saat itu, Ricko sempat berkomunikasi dengan sang istri yang masih di Makassar. Setelah itu, Ricko tidak ada lagi kabar hingga informasi hilangnya pesawat Sriwijaya Air beredar di sosial media.

"Terus dia menelpon istrinya katanya pesawatnya delay, kami pikir dia sudah sampai di Pontianak karena tidak ada kabar," ujarnya.

Pagi tadi, keluarga Ricko Mahullete sudah terbang ke Jakarta untuk memastikan perkembangan pencarian.

"Bapak (Damianus Mahulette) bersama istri Ricko (Martasari) tadi berangkat, ambil penerbangan pagi," tutur ibu korban, Magdalena, Minggu (10/1/2021).

Magdalena mengaku, keluarga menggunakan biaya sendiri untuk terbang ke Jakarta. Kepada Antara, ia mengatakan belum dihubungi oleh manajemen Sriwijaya Air.

"Ambil tiket sendiri, belum dikabari (pihak Sriwijaya), tadi malam sudah ditelepon dari sana untuk membawa identitas dan data-data pendukung lain. Kami di sini masih menunggu kabar setibanya mereka di Jakarta. Mudah-mudahan ada keajaiban," tambahnya.

Penulis: Maulana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pesawat Sriwijaya #Pesawat Jatuh