Redaksi
Redaksi

Minggu, 10 Januari 2021 08:24

Capt Afwan
Capt Afwan

Istri Lupa Setrika Baju Captain Afwan di Hari Nahas

Salah satu firasat yang ditinggalkan Kapten Afwan, saat hendak menerbangkan pesawat nahas Sriwijaya Air SJ182, istri lupa menyetrika bajunya.

BOGOR, BUKAMATA - Sabtu, 9 Januari 2021. Siang itu, Captain Afwan sudah hendak berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta dari kediamannya di Cibinong, Bogor. Pukul 14.30 WIB, Capt Afwan akan menerbangkan Sriwijaya Air SJ182 dari Jakarta ke Pontianak.

Namun hari itu, bajunya belum disetrika. Selama 15 tahun berumah tangga, baru terjadi hari itu, sang istri lupa menyetrika baju suaminya. Itu diungkap Iqbal, keponakan Capt Afwan kepada TVOne, Minggu, 10 Januari 2021 dari kediaman Capt Afwan, Cibinong, Bogor. Itu dianggap salah satu firasat.

Iqbal mengaku, terakhir dikontak Sriwijaya pukul 00 tadi malam. Informasi terakhir, pihak Sriwijaya Air meminta keluarga stand by di Bandara Soekarno Hatta untuk menunggu kabar. Saat ini, istri Capt Afwan sudah di Bandara Soetta. Captain Afwan meninggalkan satu istri dan tiga putri.

Komunikasi terakhir, Iqbal dengan pamannya pada Senin lalu. "Kebetulan saya silaturahmi. Masih sehat. Saat itu saya selalu diingatkan untuk menjaga salat," ungkapnya.

Di mata tetangga dan kerabat, Captain Afwan memang dikenal sangat religius. Suka memberikan ceramah dan syiar.

Di mata Iqbal, Captain Afwan sangat mandiri. Dia memulai kariernya di TNI AU. Lulus di TNI AU 1987. Dia menerbangkan pesawat TNI AU dulu, baru menjadi pilot pesawat komersil.

"Sudah lima tahun menerbangkan Sriwijaya Air. Sebelumnya, sempat di maskapai lain," terang Iqbal.

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak di Kepulauan Seribu tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Situs FlightRadar24 menyebut pesawat itu kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit.

Dipantau dari situs FlightRadar24, pesawat Sriwijaya Air sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki. Mendadak, ketinggian berubah menjadi 8.950 kaki, turun ke 5.400 kaki, hingga terakhir terpantau di 250 kaki. Setelah itu, pesawat hilang kontak.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 tersebut take off dari Bandara Soekarno-Hatta menuju ke Pontianak. Pesawat mulai hilang kontak pada pukul 14.40 WIB.

Pesawat tersebut mengangkut 62 orang yang terdiri dari 50 penumpang (terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi), 12 kru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pesawat Sriwijaya #Pesawat Jatuh