MAKASSAR, BUKAMATA - Terang sudah motif pembakaran tiga mobil dan satu rumah milik relawan pendukung calon bupati Lutra petahana, Indah Putri Indriani.
Di depan polisi, tiga pelaku, Amri Viadi, Firman dan Adi Bogar mengakui perbuatannya. Alasannya, mereka tak suka Indah menang quick count.
"Para terduga pelaku tidak suka atau tidak terima atas kemenangan (versi quick count) yang diraih paslon tertentu di Luwu Utara," ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Ibrahim Tompo, Selasa (15/12/2020).
Mereka kata Kombes Ibrahim, sebenarnya berempat. Ada satu yang masih buron. Inisialnya RO. Keempatnya merancang untuk membakar aset relawan Indah itu di tiga titik. Dua di Desa Sidomukti, dan satu di Desa Patoloan, Lutra. Menurut Kombes Ibrahim, mereka satu kelompok yang sama.
Hanya saja, Kombes Ibrahim belum bisa memberikan penjelasan, apakah para pelaku bekerja atas perintah orang lain, atau atas inisiatif mereka. "Kalau yang itu kita tunggu perkembangan penyidikan penyidik saja," jelasnya.
Kejadiannya, Jumat (11/12/2020) dini hari lalu. Sebelum peristiwa itu, Amri Viadi datang ke salah satu SPBU mengisi mobilnya dengan bensin. Saat itu bersama Firman. Lalu, mereka mengambil 4 jeriken bekas minyak goreng. Firman juga menyediakan selang.
Lalu, Adi Bogar dibantu RO, memindahkan bensin dari mobil ke dalam empat jeriken. Kemudian subuh itu, mereka bergerak ke tiga lokasi. Menyiram bensin, menyulutnya lalu, dhuaarrrr!!!.
Dua unit mobil, masing-masing Toyota Avanza dan jenis pikap hangus terbakar di Desa Sidomukti. Sementara itu, di Desa Patoloan, satu unit rumah dan satu unit mobil di garasi rumah tersebut juga dibakar. Akan tetapi, tidak sampai hangus.
BERITA TERKAIT
-
Motif Pembakaran Tiga Mobil di Makassar Hanya Gegara Uang Rp3 Ribu
-
Pelaku Pembakaran Tiga Mobil di Makassar Terungkap, Pelakunya Seorang Preman
-
Hanya Sepekan, Polres Jeneponto Alami Dua Kejadian, Kantor Diserang dan Mobil Dibakar
-
Terekam Kamera Pemantau, Mobil Anggota DPRD Jeneponto Dibakar OTK
-
Blue Helmet Rekrut Relawan Kemanusiaan Lewat DIKMASA