PEKALONGAN, BUKAMATA - Sebuah video berdurasi dua menit beredar viral. Seorang pria berkumis berbicara menghadap kamera.
Dia menyapa warga Pekalongan. Kemudian mengeluarkan kata-kata keras kepada Front Pembela Islam (FPI) dan Habib Rizieq Shihab. Terdengar, dia menyebut FPI dan HTI sebagai radikal.
Pria yang mengaku polisi dan cinta NKRI itu, lalu secara lantang siap untuk memenggal kepala Habib Rizieq Shihab, yang dia nilai terus merongrong NKRI. Saat ini video pengancaman itu viral.
Video tersebut diunggah melalui akun Twitter @anak90an_ dan juga akun Youtube Hendri Official beberapa waktu lalu.
"Selamat pagi untuk warga pekalongan sekitarnya, selamat pagi untuk warga negara seluruh Indonesia yang saya cintai dan saya banggakan," ujarnya.
"Akhir-akhir ini kita melihat ada organisasi yang bergaya preman, bergaya jagoan, bahkan bak bagai seorang juara dan pahlawan gak ada tandingannya. Kita semua paham siapa dia, FPI atau Front Pemberontak Islam," lanjutnya.
"Demi tuhan saya sebagai orang Muslim juga warga negara, tidak gentar sedikitpun kepada FPI, Rizieq dan kroni-kroninya, dan demi Allah saya siap membabat lehernya kalau sampai berpolah yang terlalu jauh, apalagi sampai mengacaukan NKRI ini," tegasnya.
"Pengalaman saya terjadi, pernah suatu ketika FPI anaknya Fathurohman Kramatsari Pekalongan ditilang oleh lalu lintas, di pos monumen Pekalongan kota, saat itulah FPI tidak terima, didatangi pos polisi kurang lebih 50 orang, dan kurang lebih 9 orang tak (saya) pukuli geletak saat itu. Dan sampai sekarang pun saya masih benci sama FPI karena radikal dan gayanya sok jagoan preman," katanya.
"Saya siap sembelih lehernya Rizieq, mencungkil matanya, atau membabat kakinya, saya tidak pernah gentar, tidak akan mundur sedikitpun, melawan FPI, organisasi HTI dan sejenisnya, karena saya seorang polri, tidak akan mundur sejengkalpun. Catat demi Allah Rasulullah tidak akan pernah mundur dan pernah takut," ungkapnya.
Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Moch Irawan Susanto mengungkap sosok pria berkumis yang ada di dalam video viral itu. Dia membenarkan kalau pria itu seorang polisi. Pangkatnya Aiptu. Inisialnya H.
"Pangkatnya Aiptu, inisial H, yang bersangkutan di kesatuan tahanan dan barang bukti (tahti)" ujar Irwan dalam konferensi pers di Mapolres Pekalongan Kota, Kamis, 3 Desember 2020 kemarin.
Menurut AKBP Irawan, pihaknya telah dilakukan pemeriksaan terhadap Aiptu H.
"Kami sudah memeriksa yang bersangkutan dan oknum ini akan diperiksa kesehatan dan juga kondisi kejiwaannya. Selain itu juga ditelusuri, kenapa membuat video yang menghebohkan tersebut," jelas AKBP Irawan.
Mengenai proses hukumnya, AKBP Irawan mengaku menyerahkan ke Polda Jawa Tengah.
Bagaimana tanggapan FPI. Ketua DPW FPI Pekalongan, Ustaz Abu Ayas pun tak tinggal diam. Abu Ayas meminta aparat secepatnya memberikan klarifikasi terbuka kepada masyarakat.
Ia menyebut jika Rizieq Shihab kini bukan hanya simbol bagi kepemilikan organisasi FPI namun juga telah dimisbahkan menjadi pemimpin umat.
BERITA TERKAIT
-
Tak Diberi Uang, Mahasiswa di Makassar Pasang Video Bugil Mantan Pacar di Status WhatsApp
-
Sempat Masuk DPO, Pemuda di Gowa yang Ancam Warga Pakai Busur Akhirnya Ditangkap
-
Klarifikasi Keluarga Mentan Amran Soal Dugaan Pengancaman Ketua Bappilu Gerindra Sulsel Harmansyah
-
Dukungan PA 212 di Pilpres Tunggu Nasihat Habib Rizieq
-
Seorang Walikota Klaim Alami Percobaan Pembunuhan dengan Tembakan