MAKASSAR, BUKAMATA - Mulai Januari 2021 mendatang, sekolah tatap muka atau luring, sudah bisa diselenggarakan di Sulsel. Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan itu. Hanya saja, ada prosedur yang harus dipenuhi. Itu terkait penerapan protokol kesehatan.
Nurdin Abdullah bilang, guru dan kepala sekolah, terlebih dahulu harus memastikan dan menjamin jalannya protokol kesehatan di sekolah mereka. Jika mereka siap, kepala sekolah bisa melaporkan ke pemerintah daerah.
Setelah menjamin kesiapan menjalankan protokol kesehatan, siswa yang hendak mengikuti proses belajar mengajar tatap muka, harus mendapat persetujuan dari orang tua.
Setelah itu dipenuhi, dan pemerintah setempat menyetujui, maka Satgas Covid-19 Pemprov Sulsel, akan melakukan pengecekan layak tidaknya sekolah itu menggelar proses belajar mengajar sistem tatap muka.
"Kita akan bertahap (membuka sekolah), jadi semua yang siap kita akan berikan izin, jadi itu kesiapannya dari bawah, bukan kami instruksikan, bukan. Tapi kita berharap kesiapan sekolah yang disampaikan mulai dari guru-guru, kepala sekolah," imbuhnya.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, sendiri memberikan kewenangan penuh izin pembelajaran sekolah tatap muka pada Januari 2021 kepada pemerintah daerah.
Itu diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.
BERITA TERKAIT
-
Andi Sudirman di Hadapan Praja IPDN: Jabatan Bisa Berubah, Integritas Harus Tetap
-
Bappenas Tetapkan Sulsel di Peringkat IV PPD 2026
-
Gubernur Sulsel Ajak ASN dan Masyarakat Jadikan Pancasila sebagai Ideologi yang Hidup
-
Dari Pemprov hingga Pemerintah Pusat, Jejak 40 Tahun Pengabdian Jufri Rahman
-
Membuka Simpul Ekonomi Baru, Pemprov Sulsel Genjot Pembangunan Jalan Bypass Mamminasata Segmen III dan IV di Maros