Aswad Syam
Aswad Syam

Rabu, 25 November 2020 15:28

Ilustrasi
Ilustrasi

Dirkrimsus Polda Sulsel Bongkar Kredit Macet Pegadaian Rp4,5 M

Dirkrimsus Polda Sulsel, tengah mendalami kasus dugaan korupsi KCA di Pegadaian Parangtambung.

MAKASSAR, BUKAMATA -- Tim penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel, membongkar adanya dugaan praktik korupsi Kredit Cepat dan Aman (KCA) di Kantor Pegadaian Cabang Parangtambung, Makassar.

Dalam perkara ini, penyidik menduga telah timbul kerugian negara dengan nilai yang besar, hingga mencapai Rp4,5 miliar.

Kasubdit Tipidkor III Polda Sulsel, Kompol Rosyid saat dikonfirmasi mengatakan, Kredit Cepat dan Aman (KCA) Pegadaian Unit Parangtambung saat memberikan kredit, tidak melakukan verifikasi terhadap nasabah serta barang jaminan sesuai ketentuan. Akibatnya, terjadi kredit macet dan barang jaminan tidak dapat dilelang.

Terkait masalah ini, kata dia, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak PT. Pegadaian (persero) CP Parangtambung. Antara lain, Pimpinan, Penaksir, Kepala UPC. Juga telah melakukan klarifikasi kepada pihak SPI dan Bagian Kredit PT. Pegadaian (Persero). Pemeriksaan saksi juga dilakukan kepada PT. Jasa Raharja Putera dan nasabah.

"Kami telah melakukan gelar perkara dan sebagai tindak lanjut, akan dilakukan pemeriksaan kepada saksi ahli, serta meminta audit kerugian negara kepada BBPK," tandas Kompol Rosyid Rabu (25/11/2020).

Menurutnya, atas kejadian tersebut, pihaknya menduga telah terjadi perbuatan melawan hukum sesuai pasal 2 ayat 1 Subsider pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KUHP.

Terpisah, Direktur Lembaga Antikorupsi Sulsel (LAKSUS) Muh Ansar mengaku sangat mengapresiasi kinerja Polda Sulsel. Menurut dia, kasus ini harus segera diungkap dan semua orang yang terlibat melakukan pelanggaran hukum, hingga mengakibatkan kerugian negara, harus diseret ke hadapan hukum.

Penulis : Chaidir
#Kasus Korupsi #Pegadaian

Berita Populer