SELAYAR, BUKAMATA - Kamis, 19 November 2020. Jarum jam menunjukkan pukul 23.30 Wita malam. KMN Dua Putra sedang melayari perairan Selayar, Sulawesi Selatan. Tepatnya di sebelah timur pulau.
Mereka menemukan sebuah kapal terkatung-katung dimainkan ombak. Tertulis KM Ayska di badan kapal. Saat ini, kapal itu memang sementara dicari. Itu setelah kapal dari Bau-bau tujuan Bulukumba itu, kehilangan kontak pada Senin, 16 November 2020 lalu.
Basarnas Pos Selayar Febrianto mengatakan, saat ditemukan, kondisi tujuh anak buah kapal (ABK) dalam keadaan kelaparan.
"ABK kehabisan bekal. Dan saat ditemukan mereka kelaparan," kata Febrianto.
Ketujuh ABK yakni Dede, Alif, Indong, Ilang, Ipan, Iwan dan Rahmat. Sedangkan nakhoda bernama Reski.
KMN Dua Putra pun menarik KM Ayska ke perairan Kajang, Bulukumba. Pihaknya tetap memantau dan melakukan komunikasi hingga ABK tiba selamat sampai di Kajang Bulukumba.
Sebelumnya, kapal itu dilaporkan hilang kontak oleh keluarga korban, Maryam. Kapal itu dari Bau-bau, rencana hendak ke Kajang, Bulukumba membeli tali ikan. Juga mengantar pulang ABK asal Kajang bernama Ilang. Namun, pada Senin pukul 22.00 Wita, sudah tidak bisa dihubungi.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Kesaksian Penumpang Selamat Karamnya Kapal Ladang Pertiwi, Berjuang Hidup Saat Hujan Deras di Laut
-
Kapal Nelayan Asal NTT Dikabarkan Hilang Kontak di Perairan Indonesia-Australia
-
Angkut TKI, Kapal di Malaysia Karam, 11 Meninggal, 27 Orang Dikabarkan Hilang
-
KMP Bontoharu Sempat Hilang Kontak, Pos TNI AL Siaga I di Pelabuhan Pamatata Selayar
-
Tak Ada di Atas KM Bontoharu, Wabup Bulukumba Ada di Sini