MAKASSAR, BUKAMATA -- Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Andi Sundari, mengaku prihatin dengan banyaknya perkara narkotika di Makassar.
Menurutnya, dari sekian banyak perkara yang ditangani instansinya, narkotika begitu mendominasi dengan prosentase sekitar 70-80 persen.
"Tiga bulan ini, selama saya bertugas, saya perhatikan perkara narkoba mendominasi sampai 70,80 persen. Saya jadi prihatin lihatnya," ungkap Andi Sundari saat memberi sambutan pada pemusnahan kosmetik ilegal dan narkotika di halaman Kantornya, Jalan Amanagappa, Kamis (19/11/2020).
Ia mengaku khawatir, generasi muda akan terkena dengan iming-iming enak narkoba yang bisa berujung dengan kematian.
"Awalnya pakai sedikit, karena ketagihan enak tambah lagi makin banyak. Tau-tau karena saking enaknya, ujung-ujungnya mati keenakan," ujarnya yang kemudian disambut dengan gelak tawa para tamu undangan.
Karenanya, Andi Sundari berharap, semua pihak membantu pihak Kepolisian serta BNNP untuk memberantas narkoba. Semua pintu masuk diharapnya bisa ditutup rapat untuk barang haram tersebut.
"Ini sudah tugas kita bersama, dimulai dari diri kita. narkoba inikan harus kita perangi. Pintu masuknya ayo kita tutup. Kasihan generasi kita. Nanti terlena enak-enak narkoba, tau-tau malah mati keenakan," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Bantah Kadernya Tertangkap Narkoba, Muhammadiyah Bone: AMT Sudah Lama Tidak Aktif
-
Tiga Pemuda di Selayar Ditangkap Kasus Narkoba, Ngaku Temukan Sabu di Pinggir Laut
-
Polres Selayar Musnahkan Narkoba Senilai Rp1,2 Miliar
-
Polres Bone Tangkap Dua Pelaku Narkoba, Barang Bukti 1,25 Gram Sabu
-
Propam Polda Sulsel Cek Urin dan Sikap Tampang Personel Polres Selayar, Ada yang Kena Sanksi Push-up