Redaksi
Redaksi

Senin, 16 November 2020 10:13

Joe Biden dan Yoshihide Suga
Joe Biden dan Yoshihide Suga

Belum Dilantik Jadi Presiden AS, Biden Sudah Tebar Ancaman ke China

Biden menelepon PM Jepang, Yoshihide Suga. AS akan bersama Jepang terkait sengkarut Pulau Sengkaku.

WASHINGTON, BUKAMATA - Kamis, 12 November 2020. Presiden AS terpilih, Joe Biden melakukan pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga. Dia meyakinkan Suga, bahwa AS akan membantu Jepang melindungi gugusan Kepulauan Senkaku, yang saat ini disengketakan dengan China.

Kedua pemimpin baru ini juga sepakat memperkuat aliansi. Suga turut memberi selamat kepada Biden atas kemenangannya dalam Pilpres AS.

Dilansir dari Kyodo, Suga juga menekankan harapannya kepada AS, agar bisa membantu mewujudkan kondisi Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

"Aliansi ini penting di tengah kondisi keamanan yang semakin sulit di sekitar Jepang, dan tentunya untuk perdamaian dan kesejahteraan masyarakat internasional," ungkap Suga, seperti dikutip Kyodo.

Obrolan via telepon itu hanya 10 menit. Biden menggarisbawahi komitmennya yang mendalam untuk membela Jepang dan komitmen AS berdasarkan Pasal 5.

Secara khusus, Biden menyebut Senkaku sebagai salah satu prioritasnya.

Pasal 5 yang ada dalam klausul perjanjian keamanan Jepang-AS tahun 1960, mewajibkan AS untuk menanggapi serangan bersenjata di segala wilayah yang ada di bawah pemerintahan Jepang.

Ini menjadi dasar penempatan sekitar 55.000 tentara AS di berbagai penjuru Negeri Sakura.

Terkait dengan Senkaku, Jepang dan AS menganggap China sebagai ancaman utama, karena sampai saat ini juga mengklaim Senkaku sebagai wilayah mereka.

Oleh China, Kepulauan Senkaku disebut sebagai Kepulauan Diaoyu.

China terbilang cukup sering mengirimkan kapal penjaga pantai mereka ke wilayah tersebut, hingga membuat Jepang merasa terancam.

Senkaku, atau Diaoyu, menjadi rebutan kedua raksasa Asia itu karena dikelilingi oleh perairan dengan potensi perikanan yang sangat kaya.

Di dasarnya, disebut tersimpan cadangan minyak dan gas dalam jumlah besar.

Komitmen Biden terkait Pasal 5 telah ditunjukkannya saat masih menjabat sebagai wakil presiden di era Barack Obama.

Saat itu, pemerintahan Obama dengan tegas menyebut Senkaku akan ada di bawah perlindungan AS berdasarkan Pasal 5.

Dari pihak Jepang, Suga sudah mengungkapkan keinginannya untuk menjalin hubungan dengan lebih erat dengan Biden yang akan segera menjadi pemimpin dari sekutu keamanan utama Jepang.

Terutama setelah berbagai ancaman mulai terlihat dari China dan Korea Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Joe Biden #Yoshihide Suga