SURABAYA, BUKAMATA - Ketua Umum DPN Partai Gelora, Anis Matta ada di Surabaya. Di Kota Pahlawan itu, Anis dan pengurus DPN Partai Gelora memperingati Hari Pahlawan, sekaligus meresmikan Akademi Manusia Indonesia (AMI).
Anis disertai Sekjen DPN Partai Gelora, Mahfuz Sidik. Juga bendahara umum, Achmad Rilyadi. Ada pula para pengurus Gelora Jatim.
Pada kesempatan itu, Anis mengatakan, perjuangan merebut kemerdekaan di Indonesia, nasionalisme menyatu dengan semangat jihad. Menurutnya, di dalam sejarah kita sampai sekarang, tidak ada yang akan bisa memisahkan antara agama dan negara. Antara agama dan nasionalisme.
Negara kata Anis, suatu saat bisa mengambil keputusan perang. Tapi orang-orang yang mati atas keputusan itu, mengambil keputusan mati atas dasar keyakinan.
Dan hadratus syekh tambah Anis menyatakan, mempertahankan kemerdekaan adalah jihad sebagai semangat nasionalisme.
"Dalam kondisi negara kita sekarang ini, kita butuh semangat baru. Kita butuh nasionalisme baru," ujar Anis.
Asas dari semangat nasionalisme baru itu kata Anis adalah, cinta tanah air, juga dilandasi semangat jihad untuk tanah air.
Menurut Anis, sejarah itu penting. Gunanya kita mengetahui masa lalu lanjut Anis, agar kita mendapat inspirasi ke depan.
"Semangat nasionalisme kita yang baru adalah, cita-cita menjadi lima besar dunia. Juga untuk melawan pembelahan," tegasnya.
BERITA TERKAIT
-
Fahri Hamzah: Banyak Orang Kaget Transformasi Besar-besaran yang Dilakukan Prabowo
-
Anis Matta Tolak Perluasan Ambang Batas Parlemen untuk DPRD
-
Jadi Mesin Perubahan Sosial, Anis Matta: Tugas Para Pemimpin Dengarkan Suara Rakyat
-
Anis Matta Optimistis Partai Gelora Lolos ke Senayan pada Pemilu 2029
-
Partai Gelora akan Gelar Bimtek II, Khusus Bahas Anggaran dan Keuangan Daerah di Tengah Ketidakpastian Situasi Geopolitik Global