MAKASSAR, BUKAMATA -- Pasca rapat bersama Koorsupgah KPK, Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah dikabarkan tak mampu membendung kekesalannya. Ia berang, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilaporkan membandel dan mengabaikan rekomendasi APIP dan KPK.
Nurdin mengatakan, APIP sejauh ini sudah bersikap arif, OPD yang belum melakukan pengembalian terus diberi perpanjangan waktu, namun sangat disayangkan, OPD malah bandel.
Hal ini kemudian disikapi serius oleh Nurdin. Ia mengancam, OPD yang masih bandel tidak lagi mendapatkan toleransi. Temuannya akan diserahkan pada Aparat Penegak Hukum.
"APIP selama ini sudah sangat arif, mereka memberi waktu. Tapi karena bandel, tentu kita serahkan saja kepada Aparat penegak hukum, biar diproses," terangnya usai rapat dengan Koorsupgah KPK, siang tadi.
Menurutnya, pengembalian merupakan bagian dari program pencegahan, koorsupgah KPK sudah berulang kali menegaskan hal itu. Namun sangat memalukan jika OPD ini masih saja membandel.
Olehnya itu, ia berharap APIP menuntaskan hal itu, agar cepat diselesaikan. Nurdin berharap program pencegahan yang dicanangkan KPK dan Pemprov Sulsel terus dilanjutkan secepatnya.
"Yang pasti Korsupgah menegaskan kepada kita. Kita lanjutkan program pencegahan karena itu jauh lebih penting," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Gubernur Sulsel Sampaikan Jawaban Ranperda Pertanggunganjawaban APBD 2025, Sejumlah Fraksi DPRD Beri Apresiasi
-
Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
-
Sinergi Polri dan Pemprov Kian Kuat, Gubernur Sulsel Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
-
Untuk Pertama Kalinya, Pameran Kriya Nasional Pindah ke Mal Demi Dekat dengan Masyarakat
-
Pemprov Sulsel Masuk Lima Besar Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 Bappenas