MAKASSAR, BUKAMATA -- Pasca rapat bersama Koorsupgah KPK, Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah dikabarkan tak mampu membendung kekesalannya. Ia berang, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilaporkan membandel dan mengabaikan rekomendasi APIP dan KPK.
Nurdin mengatakan, APIP sejauh ini sudah bersikap arif, OPD yang belum melakukan pengembalian terus diberi perpanjangan waktu, namun sangat disayangkan, OPD malah bandel.
Hal ini kemudian disikapi serius oleh Nurdin. Ia mengancam, OPD yang masih bandel tidak lagi mendapatkan toleransi. Temuannya akan diserahkan pada Aparat Penegak Hukum.
"APIP selama ini sudah sangat arif, mereka memberi waktu. Tapi karena bandel, tentu kita serahkan saja kepada Aparat penegak hukum, biar diproses," terangnya usai rapat dengan Koorsupgah KPK, siang tadi.
Menurutnya, pengembalian merupakan bagian dari program pencegahan, koorsupgah KPK sudah berulang kali menegaskan hal itu. Namun sangat memalukan jika OPD ini masih saja membandel.
Olehnya itu, ia berharap APIP menuntaskan hal itu, agar cepat diselesaikan. Nurdin berharap program pencegahan yang dicanangkan KPK dan Pemprov Sulsel terus dilanjutkan secepatnya.
"Yang pasti Korsupgah menegaskan kepada kita. Kita lanjutkan program pencegahan karena itu jauh lebih penting," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Kenakan Kostum Bung Karno, Gubernur Sulsel Pimpin Jalan Sehat dan Kirab Kemerdekaan
-
Sulsel Cup Usia Dini 2026 Digelar, Pemprov Sulsel Dorong Pembinaan Sejak Dini
-
Gubernur Andi Sudirman Kukuhkan 73 Paskibraka Sulsel, Siap Kibarkan Sang Merah Putih
-
Gubernur Sulsel: Perbaikan Jalan Tamalanrea Raya Makassar dan Opu Tosappaile Palopo Terus Dikebut
-
Selamatkan Lahan Pertanian di 24 Kabupaten Kota, Gubernur Sulsel: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi di Lapangan