Redaksi : Senin, 02 November 2020 09:49
Tenggelamnya kapal pinisi Dispar Bulukumba.

BULUKUMBA, BUKAMATA - Jumat, 30 Oktober 2020, KLM Pinisi Panrita Lopi milik Dinas Pariwisata Bulukumba tenggelam di perairan Tanah Beru, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulsel. Sedianya, kapal itu hendak dipakai berlayar ke Bira.

Untung tak ada awak saat kapal tersebut tenggelam. Kini, kapal juga sudah kembali mengapung.

Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba, Muhammad Ali Saleng, memaparkan kronologi tenggelamnya kapal pinisi milik instansinya tersebut.

Ali bilang, pagi itu sebelum ke Bira, pihaknya akan membuka balok penyangga kapal. Namun, balok tersangkut rumpon. Akibatnya, kapal miring.

Air kemudian masuk melalui jendela bulat. Kebetulan saat itu kata Ali terbuka. Akhirnya, seluruh badan kapal penuh air sampai dek atas.

Pada dini hari itu lanjut Ali, kebetulan juga ada angin kencang. Itu diduga membuat kapal bergeser. "Ternyata ada bekas rumpon atau pondasi rumput laut di situ," ungkapnya.

"Kapal sudah mulai terapung kembali. Termasuk lantai dua kamar kapten dan fasilitas karaoke sudah tidak ada airnya," tambah Ali.

Kapal tersebut berukuran 27 x 4,8 meter. Dirancang sebagai kapal wisata pesiar. Saat itu, hendak dipakai ke Bira, sebelum tenggelam.