MAKASSAR, BUKAMATA - Calon Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto meminta warga Makassar tidak percaya dengan sejumlah upaya penipuan yang mengatasnamakan pasangan nomor urut 1 Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (ADAMA').
Penipuan tersebut dilakukan dengan cara membagi-bagikan beras ke warga. Dengan menggunakan atribut ADAMA'.
"Jangan percaya. Itu penipu. Kalau ada langsung laporkan ke polisi dan Bawaslu," kata Danny, Jumat (16/10/2020).
Danny menyayangkan aksi tidak terpuji yang mengatasnamakan ADAMA. Karena pihaknya tidak pernah membagi-bagikan beras untuk kampanye.
"Sepertinya ada upaya terstruktur, sistematis, dan masif untuk mendiskualifikasi kami," ungkap Danny.
Danny Pomanto berharap pilkada menjadi ajang pertarungan gagasan dan program. Kata dia, ridak boleh ada upaya kriminalisasi sampai berusaha mendiskualifikasi calon, hanya untuk mendapatkan kekuasaan.
Menurutnya, biarkan rakyat memilih calon pemimpin yang dianggap terbaik. "Warga Makassar sudah cerdas dalam berpilkada. Tidak akan terpengaruh dengan beras dan uang. Buktinya kolom kosong menang tahun 2018," ungkap Danny.
Danny mengaku terusik dengan adanya laporan dan tudingan bagi-bagi beras dan uang kepada warga. "Itu bukan cara-cara kami," tegasnya.
BERITA TERKAIT
-
MK Tolak Sengketa Pilwalkot, Appi-Aliyah Ajak Semua Pihak Kembali Bersinergi MULIA-kan Makassar
-
Seto Mencoblos di TPS 4, Rezki di TPS 11 Rappocini
-
Masa Tenang, Seto Pilih Bermain Mini Soccer dengan Jurnalis Makassar
-
Pimpin Upacara di Hari Guru, Ilham Fauzi Sampaikan Penghormatan
-
Kampanye Dialogis Terakhir, Indira - Ilham Ajak Warga Pilih Nomor Tiga untuk Masa Depan Makassar