TAKALAR, BUKAMATA - DPRD Takalar sebentar lagi akan menggelar Paripurna Hak Interpelasi.
Paripurna yang diduga penuh rekayasa itu, akan diadakan hari ini, Jumat, 2 Oktober 2020, di Gedung DPRD Takalar.
Rencana Hak Interpelasi ini, tidak hanya menyita perhatian warga, tapi juga memicu pergerakan massa. Massa penolak interpelasi, telah melaporkan akan mengerahkan 5.000 massa dan akan mengepung gedung DPRD Takalar.
Dalam rangka menjaga kestabilan daerah, Bupati Takalar, H Syamsari, meminta camat di 10 kecamatan, untuk bisa membantu aparat TNI dan Polri mengendalikan massa.
"Massa tidak perlu ke DPRD. Saya ajak warga untuk menyalurkan aspirasi dengan baik. Apalagi di masa Covid-19 ini, kita harus tegakkan protokol Covid," tegas Bupati Takalar, H Syamsari.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Target Juara Umum, Bupati Takalar Lepas 30 Kafilah ke MTQ Sulsel di Maros
-
Bupati Firdaus Luncurkan ANITA: ASN Takalar Dipantau Live Tracking, Kinerja Dinilai Berbasis Poin
-
Bupati Takalar Tekankan Akselerasi Pembangunan di Musrenbang RKPD 2027
-
Pasca-Lebaran, Bupati Takalar dan Apdesi Komitmen Perkuat Sinergi Pembangunan Desa
-
Momen Idul Fitri, Bupati Takalar Ungkap 50 Koperasi Desa dan 2.249 UMKM Telah Diberdayakan