TAKALAR, BUKAMATA - DPRD Takalar sebentar lagi akan menggelar Paripurna Hak Interpelasi.
Paripurna yang diduga penuh rekayasa itu, akan diadakan hari ini, Jumat, 2 Oktober 2020, di Gedung DPRD Takalar.
Rencana Hak Interpelasi ini, tidak hanya menyita perhatian warga, tapi juga memicu pergerakan massa. Massa penolak interpelasi, telah melaporkan akan mengerahkan 5.000 massa dan akan mengepung gedung DPRD Takalar.
Dalam rangka menjaga kestabilan daerah, Bupati Takalar, H Syamsari, meminta camat di 10 kecamatan, untuk bisa membantu aparat TNI dan Polri mengendalikan massa.
"Massa tidak perlu ke DPRD. Saya ajak warga untuk menyalurkan aspirasi dengan baik. Apalagi di masa Covid-19 ini, kita harus tegakkan protokol Covid," tegas Bupati Takalar, H Syamsari.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Dikunjungi Mei 2025 Lalu, Gubernur Andi Sudirman Kini Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Takalar
-
Firdaus Daeng Manye Buka Kemah Bakti Pramuka Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Takalar Tahun 2025
-
Berhasil Turunkan Stunting Hingga 11,4 Persen, Pemkab Takalar Terima Penghargaan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
-
Annangkasi Kampong Menggema di Pattallassang Takalar, Kolaborasi Warga–Pemerintah Hadirkan Perubahan Nyata
-
Pemkab Takalar Membuka Seleksi Lelang Empat Jabatan JPTP Atau Eselon IIB