PAREPARE - Demi meningkatkan pemahaman terkait Tugas dan Fungsi Kepabeanan dan Cukai serta Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Beacukai Kota Parepare menggelar Media Gatering bersama sejumlah awak media di Parepare, Selasa (29/9/2020).
Dalam Media Gatering tersebut, Kepala Seksi Kepatuhan dan Internal Beacukai Parepare, Suparji menjelaskan, target pajak Beacukai Kota Parepare pada tahun ini sudah tercapai yakni 14 miliar lebih.
"Target 14 miliar lebih sudah tercapai, dan target tahun ini mengingat dengan adanya Covid ini, makanya mengalami penurunan di bandingkan tahun lalu, untuk yang impor itu 0 persen Expor 2,1 miliar dan untuk cukai capai 13 miliar, dan sudah tercapai 102 persen," kata Suparji.
Selain itu, Suparji juga menjelaskan pada tahun 2020 ini, penindakan terkait pasar rokok ilegal juga tidak sebanding dengn tahun lalu yang mencapai 3 juta batang rokok.
"Sampai September ini, hanya 641 ribu batang rokok ilegal yang telah kami sita, jauh dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 3 juta batang rokok, karena semua kantor ke pebeaian sudah meakukan pengetatan pengawasan sesuai tegline kita," bebernya.
Suparji menambahkan, untuk menanggulangi oknum memproduksi rokok ilegal pihaknya akan melakukan pembukaan kawasan industri hasil tembakau di Soppeng dengan menggunakan mesin guna untuk menanggulaingi rokok ilegal.
"Untuk menanggulaangi rokok ilegal tersebut kami akan membuka industri tembakau di Kabupaten Soppeng, dan disitu kita akan memproduksi rokok Legal dengan mesin yanv dulunya di jawa sekarang pindah ke Soppeng," Tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
NasDem Sulsel Usung Tasming Hamid di Pilkada Parepare
-
Berhasil Kendalikan Inflasi di Kota Parepare, Pj Gubernur Bahtiar Puji Inovasi KOPI
-
HUT ke-4 Partai Gelora di Parepare, Asy'ari Abdullah: Mari Jemput Kemenangan
-
Didampingi NA, Taufan Pawe Pamit di Hadapan Suporter PSM Makassar
-
Ketua IIPG Sulsel Berikan Prinsip Tips Memilih Pemimpin Dalam Konsep Keislaman