MAROS, BUKAMATA - Tempat demi tempat dikunjungi Andi Tajerimin, kandidat bupati Maros. Selasa, 22 September 2020, giliran Dusun Barambang, Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Maros.
Kali ini keresahan warga yang mengemuka lain lagi. Asia, pemuda 21 tahun, bertanya, "Pak, bagaimana yang mau lanjut kuliah, misalnya S1, bahkan S2 atau S3?"
Dia menyinggung program gratis seragam sekolah lalu menanyakan bagaimana dengan mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Sebab kata Asia, banyak generasi milenial berakhir di jenjang SMA. Terkendala biaya.
Tajerimin pun menyodorkan program unggulan Tahfidz yang sudah dicetak dan diperbanyak. Di situ tertera dengan jelas soal komitmen dia bersama Havid Fasha (Tahfidz) memberi beasiswa setiap tahun dari APBD.
"Kami sudah menyiapkan program-program strategis. Salah satunya di sektor pendidikan lanjutan. Tahfidz menyiapkan bantuan beasiswa untuk pendidikan S1, S2, serta S3," ucapnya.
Pada pertemuan itu warga juga menyampaikan keluhan terkait saluran drainase yang selama ini kurang berfungsi.
Tajerimin tak lupa mengimbau warga tak bosan-bosan menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Jaga ki kesehatan ta. Pakai ki masker ta supaya jauh-jauh ki itu corona."
BERITA TERKAIT
-
Kasus Penganiayaan yang Dipicu Beda Pilihan Saat Pilkada Berujung Restorative Justice
-
Rumah Qur'an Al-Aqsho Makassar Gelar Wisuda Angkatan II
-
Polres Maros Turunkan 300 Personel Amankan Tahapan Kampanye Pilkada
-
KPU Maros Tetap Gelar Debat Kandidat Meski hanya 1 Paslon
-
Isyaratkan Tak Kampanyekan Chaidir-Muetazim, Suhartina Bohari: Saya Pjs Bupati Maros