PALU, BUKAMATA - Butuh 9 kursi partai pengusung untuk melaju ke Pilkada Gubernur Sulteng. Namun, pasangan calon Anwar Hafid dan Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu hanya punya 7. Kurang dua. Keduanya pun terganjal untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tengah (Sulteng) 2020.
Ketua DPW Partai Demokrat Anwar Hafid dalam rekaman video yang dirilis pada Sabtu (5/9/2020), menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh relawan, simpatisan, para pejuang, kader Demokrat dan masyarakat, karena tidak bisa mendaftarkan diri di KPU Sulteng sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng.
"Kami hanya dapat peroleh 7 kursi, sementara syarat dukungan parpol ada 20 persen atau setara dengan 9 kursi," katanya.
Pasangan Anwar-Sigit diusung oleh Demokrat 4 kursi, PAN 2 kursi, dan PPP 1 kursi.
Sementara itu, partai yang kebetulan tidak memiliki kursi tapi mendukung adalah PSI. Berarti total sudah 7 kursi, kurang 2 kursi lagi hingga mencukupi 9 kursi.
Namun pasangan Anwar-Sigit mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh relawan, simpatisan, para pejuang, kader Demokrat, dan masyarakat yang bekerja secara maksimal, dapat meningkatkan elektabilitas di mata masyarakat. Sehingga bisa menduduki urutan pertama pada Pilgub 2020 dari hasil prediksi sejumlah lembaga survei.
"Berkat kerja keras tim yang berjuang untuk pasangan Anwar-Sigit, sangat baik, elektabilitas dan kepercayaan di mata masyarakat sangat meningkat. Dan ini adalah bukan sebuah akhir dari perjalanan. Kami merasakan penuh bagaimana beban dan mental para pejuang bahwa sesungguhnya perjuangan itu adalah akhirnya," ucapnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Pemilihan Ketua OSIS SMA dan SMK Serentak, KPU Sulsel Dorong Pendidikan Demokrasi
-
PDIP Bakal Rapatkan Putusan MK Terkait Pemisahan Pemilu Lokal dan Nasional, Golkar Masih Mengkaji
-
Bawaslu Kota Makassar Apresiasi Pemkot atas Dukungan dalam Pengawasan Pemilu dan Pilkada
-
Mahfud MD Dukung Usulan Prabowo Soal Kepala Daerah Dipilih DPRD
-
Dukung Perbaikan Sistem Pilkada, Prabowo: Gubernur Malaysia hingga India Dipilih DPRD